Tidak Ada Pertambahan Kasus Positif Covid-19 di DIY, Kasus Sembuh 70 Persen Lebih

Tidak Ada Pertambahan Kasus Positif Covid-19 di DIY, Kasus Sembuh 70 Persen Lebih
Ilustrasi pemeriksaan Covid-19 di laboratorium. (Foto: AFP)
Fuska Sani Evani / JAS Selasa, 2 Juni 2020 | 20:22 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DI Yogyakarta melaporkan bahwa pada Selasa (2/6/2020) tidak ada pertambahan kasus baru.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih menyatakan, dari 99 sampel yang masuk kemarin, telah diperiksa laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) dan RSUP Dr Sardjito, semua negatif Covid-19.

“Sehingga sampai hari ini jumlah kasus Covid-19 di DIY tetap sebanyak 237 kasus,” katanya.

Sementara kasus positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh pada hari ini, dua kasus, yakni dua warga Sleman, Kasus 9, laki laki, 47 tahun, dan kasus 197, perempuan, 42 tahun.

Sehingga jumlah kasus sembuh di DIY menjadi 169 kasus. Sementara, juga dilaporkan pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dalam proses dan telah dilakukan uji swab, satu orang yakni laki laki, 94 tahun, warga Sleman dengan riwayat sakit ginjal.

Dikatakan, total PDP di DIY mencapai 1.555 orang, dengan 116 orang masih dalam perawatan, 1.157 orang negatif, masih dalam proses pemeriksaan sebanyak 161 (meninggal 20), dan total orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 6.843.

Diketahui, berdasarkan data pasien sembuh, yang mencapai 169 dari total kasus positif 237, berdasar data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, angka kesembuhan telah menyentuh 70 persen. Sedangkan jumlah pasien positif corona yang dinyatakan meninggal dunia berjumlah 8 orang.

Berty Murtiningsih menyatakan, berdasarkan data dua hari terakhir, penambahan kasus positif Covid-19 rata-rata adalah mereka yang memiliki riwayat perjalanan dari luar DIY.

Pada 31 Mei 2020 tercatat penambahan kasus baru sebanyak 3 kasus, 2 di antaranya memiliki riwayat perjalanan dari luar kota yakni kasus 236 dari Surabaya dan kasus 238 dari Jakarta.

Sementara untuk kasus 239 yang diumumkan pada hari ini memiliki riwayat perjalanan dari Sukabumi.

Karena itu menurutnya, warga DIY yang baru datang dari luar kota, sebaiknya langsung memeriksakan diri, karena tampak masih ada warga yang tertular dari luar DIY.



Sumber: BeritaSatu.com