1.636 Warga Bengkulu Batal Berangkat Haji Akibat Covid-19

1.636 Warga Bengkulu Batal Berangkat Haji Akibat Covid-19
Ilustrasi jemaah haji. (Foto: Antara)
Usmin / CAH Rabu, 3 Juni 2020 | 15:30 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Sebanyak 1.636 calon jemaah haji asal Bengkulu batal berangkat menunaikan ibadah haji ke Arab Saudi terkait wabah virus corona atau covid-19.

"Tahun ini ada 1.636 jemaah haji batal berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekkah karena wabah virus corona masih melamda Arab Saudi, " kata Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu, Busatasar, di Bengkulu, Rabu (3/6/2020).

Ia mengatakan, calon haji yang rencananya berangkat ke Mekkah pada tahun 2020 sebanyak 1.636 orang itu, berasal dari 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.

Rinciannya calon haji asal Kota Bengkulu sebanyak 309 orang, Bengkulu Utata 199 orang, Bengklulu Selata n 127 orang, Rejang Lebong 232 orang, Mukomuko 175 orang, Seluma 170 orang, Kaur 108 orang, Bengkulu Tengah 91 orang, Kepahiang 108 orang dan Lebong 92 orang. 

Baca Juga: 221.000 Calon Jemaah Haji Indonesia Gagal Berangkat

Dijelaskan, dibatalkan keberangkatan haji Bengulu ke Mekkah, karena pemerintah Arab Saudi belum membuka akses orang luar masuk ke negara tersebut karena pandemi covid-19 belum berakhir.

Padahal, Kanwil Kemag Bengkulu, sudah mempersiapkan segala sesuatu terkait keberangkatan calon jemaah haji daerah ini ke Mekkah, Arab Saudi, termasuk pemberian vaksin meningitis. Bustasar mengimbau masyarakat Bengkulu yang batal berangkat haji pada 2020 agar bersabar karena keputusan yang diambil pemerintah membatalkan haji tahun ini dengan pertimbangan yang matang dan demi keselamatan para jemaah haji tersebut.

"Kita segera mennginformasikan hal ini kepada para calon jemaah haji yang batal berangkat pada tahun 2020. Kita minta mereka bersabar dan mengambil hikmanya dari pembatalan tersebut, " ujarnya.

Baca Juga: Waket Komisi VIII: Penundaan Ibadah Haji Tidak Dikonsultasikan dengan DPR

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah keputusan pemerintah membatalkan keberangkatan haji pada 2020
sudah dipertimbangkan dengan baik dan matang.

Pembatalan keberangkatan ini hendaknya jangan dipersoalkan karena tahun depan akan berangkat. Sebab, para calon jemaah haji sudah melunasi biaya haji ke pemerintah.

"Jadi; tahun depan jika sudah aman dari wabah virus corona maka para calon haji akan diberangkatkan ke Mekkah,Arab Saudi. Kita berharap wabah virus corana segera berakhir di Tanah Air," ujarnya



Sumber: BeritaSatu.com