Penerapan Normal Baru Harus Dikaji Matang

Penerapan Normal Baru Harus Dikaji Matang
Ilustrasi normal baru. (Foto: AFP)
Carlos KY Paath / YS Rabu, 3 Juni 2020 | 16:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPR Novita Wijayanti mengingatkan pemerintah untuk mengkaji secara matang rencana penerapan tatanan normal baru dan aman Covid-19 atau new normal.

Novita menegaskan, meski normal baru nantinya diterapkan, seluruh elemen tetap menerapkan standar protokol kesehatan dalam setiap kegiatan di luar rumah.

"Harus tetap menjaga jarak dan kebersihan. Pemerintah juga harus menyiapkan fasilitas rumah sakit (RS) yang memadai dan kapasitasnya lebih untuk antisipasi yang terkena (Covid-19). Karena, pergerakan aktifitas masyarakat yang kembali tidak menutup kemungkinan akan bertambahnya terpapar," ujar Novita, Rabu (3/6/2020).

Novita meminta pemerintah mengurungkan membuka kembali kegiatan sekolah.

"Khusus untuk sekolah, anak-anak kadang belum bisa maksimal lebih baik dalam penerapan protokol kesehatan. Karena itu, jangan ambil risiko untuk memulai berangkat sekolah kalau belum ada jaminan," tegas politisi Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut.

Novita lebih menyarankan agar pelaksanan kegiatan pendidikan tetap dilakukan secara virtual. Hal ini, mengingat anak-anak tetap bisa belajar meski tidak bersekolah secara fisik. Berbeda dengan aktivitas ekonomi yang dinilai perlu dibuka lagi.

"Kalau perekonomian mungkin urgent (penting) untuk segera dilakukan di tengah pandemi karena mempengaruhi kehidupan," demikian Novita. 



Sumber: Suara Pembaruan