Nadiem Apresiasi Perjuangan Guru Penggerak Hadapi Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Nadiem Apresiasi Perjuangan Guru Penggerak Hadapi Pandemi

Kamis, 4 Juni 2020 | 10:11 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Mengajar di tengah pandemi Covid-19 memiliki berbagai tantangan tersendiri. Namun, hal ini tidak mematahkan semangat guru untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak didiknya.

Semangat mengajar ini tercermin pada 6.689 surat inspiratif yang diterima oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Berbagai cara mereka lakukan untuk memastikan ilmu tersalurkan dengan baik saat pandemi.

Menyiasati Keterbatasan Teknologi

Salah satu pengirim surat inspiratif adalah Maria Yosephina Morukh, guru SDK Kaenbaun di Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Maria menceritakan banyak siswa di daerahnya yang mengalami kesulitan mengikuti pembelajaran daring. Sebab, orang tua mereka tidak memiliki smartphone Android. Siaran televisi untuk mengikuti program belajar dari rumah pun sulit terjangkau.

Untuk menyiasati minimnya sarana teknologi, Maria rela mengunjungi rumah siswanya setiap hari dengan motor. Bahkan, jarak antar rumah siswa terpantau cukup jauh.

“Saya selalu membuatkan jadwal untuk mengunjungi lima siswa dalam satu hari untuk memberikan tugas. Ketika saya berkunjung, saya lihat anak-anak tetap antusias mengerjakan tugasnya,” ungkap Maria ketika berkesempatan berbicara langsung pada Nadiem, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dukungan penuh dari orang tua terhadap pendidikan anak ada. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga menghambat pemenuhan sarana pendidikan daring.

Kepada Nadiem, Maria berpesan agar pemerintah memperhatikan kesenjangan teknologi ini khususnya di bidang pendidikan.

Keliling Dunia dengan Google Earth

Situasi pengajaran yang berbeda dialami oleh Santi Kusuma Dewi selaku guru Bahasa Inggris di SMP Islam Baitul Izzah, Nganjuk, Jawa Timur.

Dirinya berkesempatan memanfaatkan teknologi agar kegiatan belajar tidak monoton. Salah satunya adalah dengan mengajak anak didiknya keliling dunia dengan Google Earth.

Santi pun mengapresiasi Kemdikbud yang terus mendorong guru agar melek teknologi.

"Saya bahagia melihat teman sejawat yang sebelumnya hanya berpedoman pada buku pegangan guru kini mulai mempelajari platform pembelajaran daring," jelasnya.

Lebih lanjut, Santi berharap Kemdikbud mempertimbangkan kembali tidak wajibnya mata pelajaran Bahasa Inggris.

Belajar bahasa Inggris, ungkap Santi, tidak ada kaitannya dengan menghilangkan nasionalisme. Melainkan, kemampuan berbahasa Inggris dapat membuka akses bagi mereka untuk belajar lebih banyak hal melalui internet.

Tak hanya itu, ia berpesan agar Mendikbud terus berupaya peningkatan kualitas tenaga pendidik. Pasalnya, kualitas guru dapat menentukan kesiapan siswa dalam menghadapi era globalisasi.

"Saya mengistilahkan diri saya atau guru sebagai penjual mimpi. Anak-anak harus membayar saya dengan tiga hal yaitu kedisiplinan, tanggung jawab dan kerja keras," pungkas Santi.

Cerminkan Guru Penggerak
Berkaca dari perjuangan mereka, Nadiem menggambarkan Maria dan Santi sebagai guru penggerak yakni sosok yang mengutamakan murid dan inisiatif berinovasi ketika mengajar.

“Tanpa kami harus melakukan assessment, dari passion dan jawabannya, kami tahu Anda adalah guru penggerak yang kami harapkan untuk negara kita,” puji mantan CEO Gojek ini.

Nadiem kemudian mengajak agar para guru memetik hikmah dari pandemi Covid-19.

"Jangan sampai kita keluar dari krisis ini tanpa membawa bekal atau hikmah dari pembelajaran ini. Karena dari suatu kesulitan,itulah adalah akar dari pembelajaran yang terpenting di hidup kita," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Pastikan Masjid Baiturrahim di Kompleks Istana Segera Dibuka

Masjid Baiturrahim yang terletak di samping kanan Istana Merdeka, Jakarta.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Lingkungan Diperhatikan Saat Produksi Pangan Dinaikkan

Pengembangan di gambut tipis atau yang cukup sumber airnya saja.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Gempa Timbulkan Kerusakan di Sabang

Warga Banda Aceh dan Aceh Besar merasakan guncangan akibat gempa.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Teroris Penyerang Polsek Bukan Pemain Tunggal

"Pasti ada kenalan atau jejaring yang membantunya. Jaringan JAD di Kalimantan Selatan."

NASIONAL | 4 Juni 2020

DPR dan Pemerintah Tunda Pembahasan Topik Koperasi dan Riset

Kesepakatan itu muncul dalam rapat Baleg dengan Pemerintah yang digelar Rabu (3/6/2020) saat membahas RUU Ciptaker.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Timwas Covid-19 DPR dan Muhammadiyah Ingin UMKM Diberdayakan

Bagi Timwas DPR, Muhammadiyah memiliki pengalaman yang banyak bersentuhan dengan masyarakat karena memiliki Muhammadiyah Covid Command Centre.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Manajer Legal Duta Palma Grup Segera Diadili

"JPU dalam waktu 14 hari, akan segera melimpahkan berkas perkara ke PN Tipikor Pekanbaru."

NASIONAL | 4 Juni 2020

Mahfud: Tidak Ada Tap MPR, Tanya ke DPR

Mestinya ditanya DPR kenapa tidak dimasukkan itu Tap MPR, RUU tersebut usulan DPR," kata Mahfud.

NASIONAL | 4 Juni 2020

Otoritas Bandara III Deklarasikan Zona Integritas

Percepatan pencapaian indikator utama zona integritas dilakukan dengan menjalankan program reformasi birokrasi.

NASIONAL | 4 Juni 2020

LSPR Siapkan Lima Protokol New Normal

Pertimbangan utama dalam protokol ini adalah keamanan kesehatan dan kenyamanan mahasiswa dalam mengikuti proses belajar mengajar.

NASIONAL | 3 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS