Cegah Covid-19, Pasar Mardika Ambon Terapkan Protokol Kesehatan

Cegah Covid-19, Pasar Mardika Ambon Terapkan Protokol Kesehatan
Peresmian Pasar Mardika Ambon oleh Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy sebagai kawasan tertib protokol kesehatan (KTPK), Rabu (3/6/2020). (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 4 Juni 2020 | 11:16 WIB

Ambon, Beritasatu.com - Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy telah meresmikan Pasar Mardika sebagai kawasan tertib protokol kesehatan (KTPK) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurut Richard, Kota Ambon masih menunjukkan tren penambahan yang memprihatikan.

"Data menunjukkan dari 191 warga, terdapat 158 orang terkonfirmasi positif," jelas Wali Kota Richard di Pasar Mardika, Ambon, Rabu (3/6/2020).

Dirinya menambahkan pemerintah terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mengendalikan jumlah kasus positif terpapar corona. Salah satunya adalah dengan penertiban penerapan protokol kesehatan.

"Pencanangan kawasan tertib protokol kesehatan yang dilakukan hari ini adalah salah satu upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Suatu gaya hidup baru dengan pola pendekatan yang benar dari aspek kesehatan," jelasnya.

Adapun Pemkot Ambon bekerja sama dengan TNI/Polri dalam memastikan penerapan protokol kesehatan di Pasar Mardika hingga menjadi kawasan percontohan.

Protokol kesehatan di kawasan ini, lanjut Richard, mengacu pada kewajiban mengenakan masker, meminimalisir jarak fisik, serta rutin mencuci tangan di tempat yang telah disediakan. Tak hanya itu, jarak lapak antara satu pedagang dan pedagang lainnya pun nantinya akan diatur.

"Namun, apapun langkah yang diambil pemerintah, dukungan dan peran masyarakat yang menjadi kunci keberhasilan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," jelasnya.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pemerintah setempat telah menerbitkan Peraturan Wali (Perwali) Kota Ambon Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Adapun pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Senin depan (8/6/2020).

Agar Perwali ini dipahami oleh seluruh warga, Pemkot Ambon akan melakukan sosialisasi selama empat hari ke depan.



Sumber: BeritaSatu.com