7 Pengedar Narkoba Diringkus di Bengkulu

7 Pengedar Narkoba Diringkus di Bengkulu
ilustrasi narkoba. (Foto: Dok)
Usmin / JEM Kamis, 4 Juni 2020 | 12:30 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Anggota Satuan Narkoba, Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu, berhasil meringkus sebanyak 7 orang diduga pelaku pengedar narkoba jenis sabu. Para tersangka diamankan polisi di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

"Ada 7 tersangka kita amankan dari 6 kasus narkoba yang kita uangkap dalam pekan ini. Satu dari 7 tersangka merupakan napi asimilasi," kata Kapolres Bengkulu, AKBP Pahala Simanjuntak, di Bengkulu, Kamis (4/6/2020).

Ia mengatakan, 7 tersangka pengedar narkoba yang diamankan anggota Satuan Narkoba Polres Bengkulu itu, antara lain NV (33), DD (33), HS (27), EJ (27), SH (35), BS (29) dan YL (28). Mereka semuanya merupakan warga Kota Bengkulu.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 5,4 gram, dan ganja kering seberat 3,7 gram. Barang bukti tersebut mareka masukan kedalam kantong plastik kecil untuk siap dipasarkan kepada pelangganya.

"Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolres Bengkulu, untuk kepentingan proses hukum selanjutnya, termasuk tersangka napi asimilasi. Kita akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap angngota jaringan pemasaran mereka di Kota Bengkulu," ujar Kapolres.

Pengembangan kasus ini dilakukan juga bertujuan untuk mengungkapkan bandar besar yang memasok mereka sabu dan ganja kering tersebut. Sebab, pasti ada bandar yang memasok barang kepada para tersangka.

"Siapa bandar besar tersebut, akan kita lacak melalui keterangan dari para tersangka. Yang jelas, siapa pun yang terlibat dalam kasus ini akan kita usut tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku guna menghentikan peredaran barang haram ini di Kota Bengkulu," ujarnya.

Para tersangka dalam kasus ini didakwa melanggar pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Kapolres menambahkan, meski dalam suasana pandemi virus corona atau Covid-19 pihaknya tetap gencar melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Bengkulu. Buktinya dalam tempo sati minggu pihaknya berhasil mengungkapkan 6 kasus narkoba dengan 7 tersangka.

"Jadi, meski pandemi Covid-19 kita tetap gencar melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Bengkulu. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang menjadi korban dari barang haram tersebut, tidak terus meningkat kedepah," ujarnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com