Jaksa Tuntut Terdakwa Aulia Kesuma Hukuman Mati
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jaksa Tuntut Terdakwa Aulia Kesuma Hukuman Mati

Kamis, 4 Juni 2020 | 22:03 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU), menuntut terdakwa Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin dengan hukuman mati, terkait kasus pembunuhan berencana, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2020). Kedua terdakwa dinilai terbukti membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan putranya, Adi Pradana alias Dana (23).

Jaksa Penuntut Umum Sigit Hendradi mengatakan, tim JPU menyatakan terdakwa pertama Aulia Kesuma alias Aulia Binti Tianto Natanael dan terdakwa kedua Geovanni Kelvin Octavianus Robert terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana -sebagai yang melakukan dan yang turut serta melakukan pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu- seperti diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP sesuai dakwaan primer dari penuntut umum.

Sidang Tuntutan Terdakwa Aulia Kesuma Ditunda

"Kedua, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Aulia Kesuma alias Aulia binti Tianto Natanael dengan pidana mati. Ketiga, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Geovanni Kelvin Octavianus Robert dengan pidana mati," ujar Sigit.

Berdasarkan berkas tuntutan, JPU melihat tidak ada hal yang meringankan terhadap kedua terdakwa dalam kasus itu. Sementara, hal yang memberatkan perbuatan para terdakwa adalah telah menghilangkan nyawa korban Edi Candra Purnama dan Adi Pradana. Perbuatan para terdakwa dilakukan secara sadis, dan menarik perhatian masyarakat sehingga menimbulkan keresahan.

Pihak terdakwa sedang menyiapkan nota pembelaan atau pledoi menyikapi tuntutan yang dibuat JPU dengan harapan majelis hakim dapat meringankan hukuman.

Dua Jenazah Terikat Ditemukan dalam Minibus Terbakar di Sukabumi

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membekuk tersangka Aulia Kesuma, lantaran diduga membunuh suaminya Edi Candra alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, Adi Pradana (23), di kediamannya, Jalan Lebak Bulus I, Cilandak, Jakarta Selatan. Jenasah korban kemudian, ditemukan di dalam mobil terbakar, di Jalan Cidahu-Parakansalak, Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam menjalankan aksinya, Aulia dibantu anaknya Geovanni Kelvin dan eksekutor Kusmawanto Agus serta Muhammad Nur Sahid. Kasus pembunuhan berencana itu, dilakukan Aulia dan terdakwa lainnya, pada Jumat (23/8/2019) lalu.

Ini Kronologi Pembunuhan serta Pembakaran di Sukabumi

Aulia yang menjadi otak pembunuhan terpaksa menghabisi nyawa suaminya karena motif ekonomi, terlilit utang hingga Rp 10 miliar. Aulia sempat meminta suaminya untuk menjual rumah, karena dia sudah kewalahan harus mencicil utang Rp 200 juta per bulan. Namun, permintaan itu ditolak korban.

Sejurus kemudian, Aulia bersama terdakwa lainnya merencanakan pembunuhan. Akhirnya, mereka memutuskan untuk meracuni Edi dengan obat tidur jenis vandres sebanyak 30 butir yang dicampur ke dalam jus. Setelah korban terlelap, para eksekutor membekapnya hingga tewas.

Sementara, Adi Perdana dibunuh dengan cara dicekoki alkohol dan dibekap. Selanjutnya, kedua korban diangkut menggunakan mobil dan dibuang ke dalam jurang dengan kondisi mobil terbakar, di Sukabumi, Jawa Barat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Jawab Tantangan Bonus Demografi, Indonesia Butuh SDM Unggul

Filda mengatakan, bonus demografi harus dicermati secara bijak agar produktivitas dan daya saing penduduk usia produktif di Indonesia terus meningkat.

NASIONAL | 18 September 2021

Pencuri Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah dari ATM Bank Jateng

Pencuri menggasak uang ratusan juta rupiah dari sebuah mesin ATM Bank Jateng di salah satu toko modern di Kota Semarang.

NASIONAL | 18 September 2021

Pendidikan, Alat Ampuh Beradaptasi pada Era Perubahan

Pendidikan kini menjadi alat bantu paling tepat untuk beradaptasi pada era perubahan yang sangat cepat.

NASIONAL | 18 September 2021

U-Dictionary, Cara Amanda Manopo Belajar Bahasa Asing

Sosok Amanda Manopo menginspirasi banyak anak muda lainnya untuk tidak pernah berhenti belajar dimanapun dan kapanpun.

NASIONAL | 18 September 2021

UGM Luncurkan Program Beasiswa Dato' Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro Center

UGM Yogyakarta meluncurkan program beasiswa Dato’ Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro (PYC), pada Sabtu (18/9/2021).

NASIONAL | 18 September 2021

BNPB: Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Talaud, Tak Ada Korban Jiwa

Menurut BNPB, angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Kabupaten Kepulauan Talaud namun tak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa ini.

NASIONAL | 18 September 2021

Thendri Supriatno: ISDA Upaya Mengedukasi Korporasi Terapkan SDG's

ISDA adalah salah satu upaya mengedukasi korporasi agar ada keseimbangan dalam pembangunan ekonomi, sosial serta kesadaran akan lingkungan.

NASIONAL | 18 September 2021

Intimidasi Kapal Perang Tiongkok, Pakar: Nelayan Indonesia Perlu Eksploitasi ZEE Natuna

nelayan Indonesia di Natuna menyampaikan kapal perang dan penjaga pantai Tiongkok lalu lalang dan mengintimidasi mereka saat menangkap ikan.

NASIONAL | 18 September 2021

Kasus Covid-19 di Papua Masih Tinggi, Puan Minta Penyelenggara PON Waspada

Puan meminta pemerintah melakukan antisipasi dan sejumlah langkah strategis agar PON 2020 Papua dapat berjalan dengan baik.

NASIONAL | 18 September 2021

Keberatan Wacana PPN Pendidikan, SPK Indonesia Surati Nadiem dan Sri Mulyani

SPK Indonesia menyurati Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menkeu Sri Mulyani terkait wacana dikenakannya PPN pada sekolah internasional.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Irjen Napoleon Bonaparte Jadi Terlapor Penganiayaan Muhammad Kece

Irjen Napoleon Bonaparte Jadi Terlapor Penganiayaan Muhammad Kece

MEGAPOLITAN | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings