Pemohon Membeludak, Dispensasi Perpanjangan SIM Dipertimbangkan

Pemohon Membeludak, Dispensasi Perpanjangan SIM Dipertimbangkan
Pemohon mengantre pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kantor Satlantas Polrestro Jakarta Timur, Jalan DI Panjaitan, Selasa 2 Juni 2020. (Foto: Antara / Andi Firdaus)
Farouk Arnaz / CAH Jumat, 5 Juni 2020 | 19:31 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Kakorlantas Polri Irjen Istiono angkat bicara soal membeludaknya masyarakat yang hendak mengurus SIM baru dan perpanjangan di sejumlah Satpas. Jenderal bintang dua ini mengatakan jika bisa saja untuk mengurai massa maka masa dispensasi bagi mereka yang SIM-nya habis diperpanjang tak hanya sampai 30 Juni.

“Itu kita lihat situasi di lapangan. Sangat situasional,” kata Istiono saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (5/6/2020).

Untuk diketahui pembukaan kembali layanan tersebut mengacu pada surat telegram nomor ST/1537/V/YAN.1.1./2020 tanggal 29 Mei 2020, yang ditandatangi Istiono.

Baca JugaAntrean Perpanjangan SIM, Polisi Imbau Pemohon Atur Waktu

Sebelumnya penutupan layanan SIM sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis.

Karena sempat ditutup itulah maka mereka yang masa berlaku SIM-nya habis di bulan Maret-Mei diberi dispensasi untuk mengurus perpanjangan hingga 30 Juni itu.

Baca Juga: Pemohon SIM Melonjak Drastis, Ini Penjelasan Polisi

Jadi meski SIM nya telah mati maka mereka tetap dilayani dengan langsung diperpanjang bukan membuat SIM baru.

Akibatnya masyarakat datang bergerombol dan cenderung mengabaikan prtokol penanggulangan Covid-19.

Padalah disatu sisi disiplin adalah kunci untuk mengerem penyebaran Covid-19. Protokol kesehatan harus dilakuakan dengan ketat dimasa ketidakpastian ini.

 



Sumber: BeritaSatu.com