Lewat Pedagang Ikan, Kasus Positif Covid-19 DIY Bertambah

Lewat Pedagang Ikan, Kasus Positif Covid-19 DIY Bertambah
Ilustrasi penanganan pasien terinfeksi "corona". (Foto: Antara)
Fuska Sani Evani / JAS Minggu, 7 Juni 2020 | 16:49 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Hasil pemeriksaan laboratorium Minggu (7/06/2020) Juni 2020 terdapat tambahan dua kasus positif, sedang Sabtu (6/6/2020) empat (4) orang dinyatakan positif Covid-19 di DI Yogyakarta. Penambahan tiga kasus baru pada Sabtu lalu, merupakan hasil tracing atau pelacakan kasus pemasok ikan. Kasus 246 juga merupakan pengembangan dari pelacakan pedagang ikan Semarang.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 DIY. Berty Murtiningsih, total kasus positif Covid-19 di DIY total menjadi 244 kasus.

Tambahan kasus tersebut, Kasus 245, laki laki, 39 tahun, asal Bantul, dengan riwayat kontak masih dalam pelacakan Dinas Kesehatan Bantul. Sedang kasus Kasus 246, laki laki, 26 tahun, warga Gunungkidul, juga masih ditelusuri sumber penularannya.

Pada Sabtu (6/6/2020) penambahan empat pasien baru Covid-19, tiga orang berasal dari Gunungkidul yakni laki-laki, 27 tahun, laki-laki (35) dan laki-laki (34). Satu orang berasal dari Kulonprogo, laki-laki (23)

Laporan kesembuhan kasus positif yang sembuh pada Sabtu-Minggu, mencapai delapan orang, dengan demikian kesembuhan pasien positif Covid-19 di DIY, telah mencapai 183 kasus orang.

Sementara dilaporkan, pasien dalam pengawasan (PDP) di DIY, mencapai 1.608 dengan kondisi masih dirawat 99 orang, hasil negatif mencapai 1.214, pasien masih dalam proses 150 orang (meninggal 18), dan total orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 6.920.

Tiga kasus baru pada Sabtu lalu, merupakan hasil tracing kasus pemasok ikan. "Kasus 241,242 dan 243 hasil tracing Dinas Kesehatan Gunungkidul dari kasus positif suplier ikan dengan perjalanan Semarang sampai Yogya. Kasus 244 riwayatnya pulang dari Tangerang 30 Mei. Dia pulang karena terkena PHK (pemutusan hubungan kerja)," katanya.

Sementara kasus Kasus 246 juga merupakan pengembangan dari tracing pedagang ikan Semarang.

Sementara itu, Kasus 244, laki-laki 23 tahun asal Kulonprogo, diduga terpapar Covid-19 setelah pulang dari Tangerang, Banten.

Warga Kulonprogo tersebut terpaksa pulang karena menjadi salah satu korban PHK.

Berty Murtiningsih mengatakan, Kasus 244 pulang dari Tangerang 30 Mei. “Dia pulang karena terkena PHK," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com