Istana Bantah Ada Kenaikan Listrik Saat Pandemi Covid-19

Istana Bantah Ada Kenaikan Listrik Saat Pandemi Covid-19
Angkie Yudistia. (Foto: Antara)
Lenny Tristia Tambun / RSAT Senin, 8 Juni 2020 | 20:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia membantah adanya isu pemerintah menaikkan tarif listrik saat masyarakat sedang menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

“Pemerintah menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik seperti dikeluhkan warga beberapa waktu terakhir. Lonjakan tarif listrik yang tinggi disebabkan oleh konsumsi yang jauh lebih banyak saat kita lebih sering beraktivitas di rumah,” kata Angkie Yudistia, Senin (8/6/2020).

Dijelaskan, masa pandemi yang mendorong diberlakukannya kebijakan PSBB menjadikan kegiatan lebih intens di rumah. Sehingga mengakibatkan penggunaan listrik yang juga turut mengalami peningkatan.

“Secara teknis, PLN juga telah menjelaskan faktor yang menyebabkan tarif listrik menjadi tinggi selama PSBB. Ada sistem angsuran carry over selama tiga bulan untuk menjaga lonjakan tagihan akibat pemakaian yang lebih banyak dibanding sebelum PSBB,” terang Angkie Yudistia.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk memantau penggunaan listrik di rumah serta pengaduan dan keluhan, PLN menyediakan beberapa cara penyampaian oleh warga yang bisa dilakukan, di antaranya dengan mengunduh aplikasi PLN Mobile, memantau melalui tautan pln.co.id, dan pusat kontak PLN 123. Selain itu, PLN juga menyediakan layanan baca meter melalui whatsapp resmi ke nomor 081-22-123-123.



Sumber: BeritaSatu.com