Tidak Gunakan Masker, Puluhan Pengendara di Kota Jambi Didenda

Tidak Gunakan Masker, Puluhan Pengendara di Kota Jambi Didenda
Rambu wajib pakai masker di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Handout)
Radesman Saragih / LES Rabu, 10 Juni 2020 | 15:01 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Sedikitnya 38 orang pengendara sepeda motor dan mobil di Kota Jambi yang terkena razia masker didenda sebesar Rp 50.000/orang. Denda terhadap pengendara yang tidak memakai masker tersebut dijatuhkan, menyusul pemberlakuan Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 21 Tahun 2020 tentang pedoman pengamanan pemberlakukan relaksasi ekonomi, Sosial dan Kemasyarakatan pada masa pandemi Covid-19.

“Selama dua hari melakukan razia masker di Kota Jambi, kami mengamankan dan menjatuhkan denda terhadap 38 orang pengendara sepeda motor dan mobil. Setiap pengendara yang tidak memakai masker dijatuhi denda Rp 50.000. Razia masker di jalan raya ini masih akan terus dilakukan,”kata Koordinator Patroli Jalan Raya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi, Saleh Ridho di Kota Jambi, Rabu (10/6/2020).

Menurut Saleh Ridho, pihaknya menyiapkan petugas Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPDRD) Kota Jambi di lokasi razia agar pengendara yang terkena razia masker bisa langsung membayar denda. Sedangkan pengendara yang tidak bisa membayar denda di lokasi razia, mereka membayar denda di kantor BPDRD Kota Jambi.

“Agar pengendara yang terjaring razia masker segera membayar denda, Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka kami tahan,”katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi, Abubakar mengatakan, pihaknya belum menemukan pelanggaran protokoler kesehatan Covid-19 di lingkungan perusahaan di kota itu. Berdasarkan pantauan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi dua hari terakhir di pusat-pusat perbelanjaan dan perkantoran perusahaan swasta, belum ada pelanggaran protokoler kesehatan terkait relaksasi (pelonggaran) kegiatan ekonomi, sosial dan kemasyarakatan di Kota Jambi

“Pusat-pusat perbelanjaan dan perbankan rata-rata sudah menyiapkan hand sanitizier (pembersih tangan) di depan pintu masuk. Kemudian pemeriksaan suhu tubuh pegawai dan pengunjung juga sudah dilaksanakan. Selain itu karyawan perusahaan dan pengunjung pusat perbelanjaan juga sudah diwajibkan pakai masker dan physical distancing (jaga jarak),”katanya.

Dijelaskan, Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengamanan Pemberlakukan Relaksasi Ekonomi, Sosial dan Kemasyarakatan pada Masa Pendemi Covid-19, setiap orang yang tidak menggunakan masker di ruang publik akan dikenakan denda Rp 50.000/orang. Sedangkan perusahaan swasta yang melanggar protokoler kesehatan Covid-19 akan didenda Rp 5 juta.