Mengintip Materi Belajar Peserta Program Guru Penggerak

Mengintip Materi Belajar Peserta Program Guru Penggerak
Ilustrasi guru (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Rabu, 10 Juni 2020 | 21:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - ​Apabila para guru biasanya mengajar di kelas, mereka nantinya harus kembali belajar layaknya seorang murid ketika mengikuti program guru penggerak.

Saat ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) sedang mempersiapkan pelatihan daring bagi guru di tingkat TK, SD, dan SMP.

“Program [pelatihan] yang akan kami lakukan adalah mendorong guru-guru yang sudah memiliki kemampuan untuk memahami pembelajaran yang berorientasi pada murid. Harapannya, guru ini dapat menjadi pemimpin pendidikan,” ungkap Dirjen GTK Kemdikbud Iwan Syahril secara terpisah, beberapa waktu lalu.

Baca juga:Kemdikbud Akan Luncurkan Program Guru Penggerak

Program guru penggerak disebut akan berlangsung selama sembilan bulan.

Nantinya, materi pembelajaran terdiri dari tiga modul yang masing-masing akan dibahas selama dua bulan. Pada tiga bulan terakhir, peserta akan mengikuti pendampingan tambahan.

Modul pertama ditunjukkan untuk menanamkan paradigma dan visi guru penggerak. Peserta akan mempelajari filosofi pendidikan Indonesia hingga nilai dan peran guru penggerak.

Begitu pula dengan bagaimana membangun visi sekolah dan budaya positif di sekolah.

Sedangkan, modul kedua berpusat pada bagaimana menciptakan praktik pembelajaran yang berpihak pada murid. Misalnya dengan menerapkan teknik diferensiasi di mana guru menyampaikan pembelajaran sesuai dengan minat belajar siswa. Hal ini diperlukan lantaran masing-masing peserta didik memiliki minat dan kemampuan yang berbeda-beda.

Lalu, modul ketiga mengangkat tema pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah. Terlebih, guru penggerak ini diharapkan dapat menjadi pemimpin pendidikan di sekolahnya.

Baca juga: ​Guru Penggerak Dapat Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

Pelatihan juga disertai dengan konferensi untuk evaluasi dengan masing-masing mentor.

Pada angkatan pertama, Kemdikbud membuka kuota peserta program guru penggerak sebanyak 2.800 peserta dengan 50 peserta dari setiap 56 kabupaten/kota yang terpilih.

Namun, detail lainnya terkait kapan pendaftaran dibuka dan daerah sasaran program tersebut masih belum dibeberkan oleh Kemdikbud.



Sumber: BeritaSatu.com