82 Anggota TNI AD Ikut Program Pascasarjana UI

82 Anggota TNI AD Ikut Program Pascasarjana UI
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa (Foto: Dispenad)
Yeremia Sukoyo / YUD Kamis, 11 Juni 2020 | 23:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang penyelenggaraan program pendidikan Pascasarjana bagi anggota TNI AD serta pelibatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Indonesia (UI) dalam kegiatan TMMD, di Kampus UI, Depok, Kamis (11/6/2020).

Kasad dalam sambutannya menyampaikan antusiasme anggotanya terhadap program tersebut. Kasad mengakui, dari 82 orang yang mendaftar ada yang berasal dari Papua, Papua Barat, Aceh, Sumatera Utara, dan Sulawesi.

"Jadi kami mengharapkan metode pendidikan yang fleksibel sehingga mereka tidak harus hadir secara fisik dalam bentuk pendidikan yang normal, sehingga makin banyak personel Angkatan Darat yang bisa mengambil program-program ini," kata Kasad.

Selanjutnya, dikatakan Kasad, pihaknya akan menyerahkan kepada Universitas Indonesia dengan standar yang disamakan. Langkah tersebut dilakukan agar 82 orang tersebut bisa terpilih sesuai standar dari UI.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, menjelaskan, Perjanjian Kerja Sama antara TNI AD dengan UI yang tertuang dalam dokumen Nomor 17/VI/2020 dan Nomor 313/PKS/R/UI/2020 tentang Penyelenggaraan Program Pendidikan Pasca Sarjana. Diantaranya melingkupi pelaksanaan Program Pendidikan Pascasarjana bagi Perwira dan Bintara AD yang telah memenuhi syarat dan lulus seleksi masuk Program Pendidikan Pasca Sarjana yang diselenggarakan oleh pihak UI.

Menurut Nefra, jalur pembelajaran pascasarjana yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa dari Angkatan Darat adalah jalur Program Magister (S2) Satu Tahun, jalur Program Doktor (S3) by research, dan jalur Fast-Track S2-S3 pada Program Studi yang menawarkan jalur-jalur tersebut.

Ditambahkan Kadispenad, perjanjian kerja sama juga meliputi pelibatan personil Mahasiswa KKN dan Dosen Pendamping dari UI dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan TMMD.

"TMMD adalah program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan komponen bangsa lainnya meningkatkan kegiatan pembangunan di pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan," kata Kadispenad.

Dalam sambutannya, Rektor UI Ari Kuncoro menyampaikan, kerja sama dalam hal TMMD itu sejalan dengan program UI, yaitu Kuliah Kerja Nyata atau KKN. Melalui KKN, mahasiswa akan memperoleh pengalaman dan pengenalan akan daerah-daerah terluar di wilayah Indonesia.

"Hal ini penting dalam rangka mengenalkan seutuhnya Indonesia, berwawasan luas, tidak sempit. Diharapkan kerja sama UI dengan TNI AD dapat menjadi sinergi dalam pengembangan SDM unggul, guna mewujudkan Indonesia Maju pada tahun 2045," kata Ari.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad dan Presiden Direktur/CEO PT Arwana Citra Mulia Tbk, Tandean Rustandy juga melakukan penandatanganan berita acara penyerahan beasiswa dari PT. Arwana Tbk kepada calon mahasiswa Angkatan Darat.

Hadir mendampingi Kasad, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Kadispenad, Waaspers Kasad bidang pembinaan personel, Waaster Kasad bidang Tahwil, Komsos dan Bakti, dan Waaster Kasad bidang Wanwil dan Kerma. Sementara pihak UI antara lain dihadiri Ketua dan Sekretaris WMA, Sekretaris Universitas, para Wakil Rektor dan pejabat utama.



Sumber: BeritaSatu.com