Sempat Dirawat, Anggota TNI AD Korban Helikopter Jatuh Meninggal

Sempat Dirawat, Anggota TNI AD Korban Helikopter Jatuh Meninggal
Helikopter MI-17 (Foto: Istimewa)
Yeremia Sukoyo / WBP Minggu, 14 Juni 2020 | 10:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kabar duka kembali melanda keluarga besar TNI AD. Salah satu korban kecelakaan Helikopter MI-17 Penerbad, Lettu Cpn Vira Yudha, menghembuskan nafas terakhir Sabtu (13/6/2020) malam di RS Kariadi, Semarang setelah sempat dirawat intensif selama 7 hari di RS Kariadi, Semarang.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, menjelaskan, almarhum adalah perwira lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang tahun 2013 yang menjabat sebagai perwira penerbang II Siud Heli Serbu I, Flite Heli B, di Skadron-31/Serbu Penerbad yang bermarkas di Lanumad Ahmad Yani, Semarang.

"Almarhum merupakan salah satu dari awak pesawat yang menjadi korban saat Helikopter Mi-17 yang mereka naiki mengalami kecelakaan dan jatuh di sekitar kawasan industri Kendal, Jawa Tengah," kata Kadispenad, dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (14/6/2020).

Baca juga4 Korban Luka Bakar Heli TNI Dipindah ke ICU

Saat ditemukan almarhum dalam keadaan selamat namun dengan luka berat dan langsung dievakuasi ke RS H. Soewondo, Kendal, sebelum kemudian dipindahkan ke ruang ICU RSUP dr. Kariadi Semarang.

Lettu Cpn Vira Yudha Bagus Senastri, S.T.Han, dilahirkan di Madiun, 7 April 1988. Selepas menamatkan pendidikan SMA tahun 2010, Vira Yudha mendaftarkan dan diterima menjadi Taruna Akmil. Almarhum meninggalkan seorang istri, Putri Leni Mardiansiwi, dan seorang putra, Vira Yudha Gerald Alfaridzi yang baru berumur 2 tahun.

Jenazah sempat disemayamkan di rumah duka di Perumahan Greenwood, Jl. Taman Marigold B 1-2 Manyaran Semarang dan dimakamkan pada hari ini di TMB Bergota II Kalipancur, Semarang.



Sumber: BeritaSatu.com