Sejumlah Objek Wisata di Bengkulu Masih Sepi Pengunjung

Sejumlah Objek Wisata di Bengkulu Masih Sepi Pengunjung
Pantai Panjang Bengkulu. (Foto: Istimewa)
Usmin / FER Minggu, 14 Juni 2020 | 17:18 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Meski sejumlah objek wisata di Bengkulu, sudah buka sejak pekan lalu, tapi tingkat kunjungan masyarakat ke objek wisata di daerah ini masih sepi. Hal ini terjadi karena sebagian warga Bengkulu, masih takut datang ke tempat wisata khawatir terjangkit virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Bali, Primadona Wisata untuk Turis Asal India

Pantuan Suara Pembaruan di Bengkulu, Minggu (14/6/2020), sejumlah tempat wisata menarik dan selalu ramai didatang warga pada hari libur, seperti Pantai Panjang, Tapak Padri, Pantai Jakat, Taman Remaja, dan Pantai Pasir Putih, meski sudah dibuka sejak pekan lalu, tapi sampai saat ini jumlah pengunjung yang datang masih sepi.

Selain itu, warga yang datang ke tempat sejumlah wisata di Bengkulu, masih banyak yang tidak patuh dengan protokol kesehatan. Hal ini terlihat masih banyak warga tidak memakai masker dan jaga jarak saat berada di kawasan wisata.

Pengelolah objek wisata di Bengkulu juga belum menyiapkan tempat cuci tangan, sehingga para pengunjung ketika masuk kawasan objek wisata mayoritas tidak menjalankan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu, Iksan Setiawan mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait dibantu anggota Polri, TNI dan Satpol PP Pemprov Bengkulu, terus mengimbau masyarakat yang mendatangi lokasi objek wisata agar menerapkan protokol kesehatan, yakni cuci tangan, jaga jarak, menghindari kerumunan orang banyak dan menggunakan masker.

Baca Juga: Pengunjung Objek Wisata Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

"Untuk memastikan setiap pengunjung yang datang ke lokasi objek wisata di Bengkulu, anggota TNI, Polri dan Satpol PP Pemprov Bengkulu menggelar razia masker di kawasan objek wisata. Bagi pengunjung yang tidak memakai masker diperintahkan meninggalkan setempat tersebut," kata Iksan.

Selain itu, lanjut Iksan, jika ada pengunjung berkumpul dengan jumlah lebih dari 5 orang langsung dibubarkan anggota TNI dan Polri yang melakukan patroli rutin di setiap kawasan objek wisata yang ada di Bengkulu.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan para pengunjung objek wisata di Bengkulu, sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai saran dan imbau pemerintah. Dengan demikian, para pengunjung objek wisata di Bengkulu, aman dari terjangkit virus corona," tandas Iksan.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di tempat objek wisata di Bengkulu, Dinas Pariwisata setempat selain mengimbau para pengunjung diminta mematuhi protokol kesehatan juga pedagang di kawasan destinasi wajib menyediakan fasilitas pendukung penerapan protokol kesehatan, salah satunya menyiapkan tempat cuci tangan berikut sabun atau hand sanitazer.

Baca Juga: Program BSPS Jangkau 2.000 RTLH di Bengkulu

"Dengan demikian, para pengunjung sebelum belanja di warung yang dituju mencuci tangan lebih dulu, sehingga akan terhindar dari terjangkit virus corona. Jadi, penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata di Bengkulu, kita berlakuka sangat ketat agar masyarakat tidak terjangkit virus corona," kata Iksan.



Sumber: BeritaSatu.com