Wali Kota Bengkulu Izinkan Restoran dan Rumah Makan Siap Saji Kembali Buka

Wali Kota Bengkulu Izinkan Restoran dan Rumah Makan Siap Saji Kembali Buka
Helmi Hasan (Foto: Youtube)
Usmin / JAS Minggu, 14 Juni 2020 | 19:37 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, telah mengizinkan restoran dan rumah makan siap saji kembali buka setelah sempat tutup selama dua bulan, akibat penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 di daerah ini.

Namun, pemilik restoran dan rumah makan siap saji di Kota Bengkulu, dalam melayani pelanggannya wajib menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mengantisipasi terjadi penyebaran virus corona.

"Mulai pertangahan pekan lalu, seluruh restoran dan rumah makan siap saji di Kota Bengkulu, kita persilakan buka kembali, tapi tetap menerapkan protkol kesehatan dalam melayani pembeli agar tidak terjangkit virus corona," kata Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, di Bengkulu, Minggu (14/6).

Ketua DPD PAN Provinsi Bengkulu ini mengatakan, diizinkan restoran dan rumah makan siap saji beroperasi sejak pertengahan lalu dengan pertimbangan kasus Covid-19 di daerah ini mulai melandai dan pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit harapan dan doa (RSHD) Kota Bengkulu, sudah tidak ada lagi karena semuanya sudah sehat.

Selain itu, diizinkannya restoran dan rumah makan siap saji di Bengkulu, kembali buka alasan pertimbangan ekonomi. Jika tempat usaha ini terlalu lama ditutup, maka ekonomi di Kota Bengkulu, tidak jalan.

"Alasan inilah, Pemkot Bengkulu memberikan izin kepada pemilik restoran dan rumah makan siap saji untuk membuka kembali usahanya yang sudah dua bulan lebih tutup. Kasihan usaha mereka kalau terlalu lama tutup bisa bangkrut," ujarnya.

Helmi Hasan menambahkan, dengan dibukanya kembali restoran dan rumah makan siap saja, maka pekerja yang sebelumnya dirumahkan dapat kembali bekerja, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Bengkulu.

"Seluruh restoran dan rumah makan siap saji yang kita izinkan dibuka akan dipantau oleh anggota Satpol PP untuk memastikan mereka menerapkan protokol kesehatan apa tidak dalam melayani pelanggannya," ujarnya.

"Jika dalam pelaksanaan mereka tidak menerapkan protokol kesehatan dalam melayani tamu atau pelanggannya, maka pemilik restoran dan rumah makan siap saji akan kita berikan sanksi tegas berupa pencabutan izin operasinya," Helmi Hasan menambahkan.

Selain itu, restoran dan rumah makan siap saji selain menerapkan protokol kesehatan, yakni menyiapkan tempat cuci tangan, pengunjung wajib pakai masker, dan tidak duduk berdekat atau berkumpul juga menyiapkan tempat duduk sebesar 50 persen dari kapasitas sebelumnya.

Hal ini dilakukan untuk menghindari jumlah pengunjung terlalu ramai baik di restoran maupun rumah makan siap saja. "Sepanjang pemilik rumah makan siap saji dan restoran di Kota Bengkulu, menerapkan protokol kesehatan dengan baik kepada pelanggannya, maka insyaallah tidak ada warga makan di restoran dan rumah siap saji terjangkit virus corona," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com