Kebijakan Pembelajaran di Pesantren Akan Segera Diputuskan

Kebijakan Pembelajaran di Pesantren Akan Segera Diputuskan
Sebanyak 58 santri yang pulang kampung dari Pondok Pesantren Tembora, Jawa Timur diperiksa kesehatannya di RSUD Sungai Rumbai, Dharmasraya, Sabtu, 18 April 2020. (Foto: ANTARA)
Maria Fatima Bona / IDS Senin, 15 Juni 2020 | 20:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Plt Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemag), Kamaruddin Amin mengatakan, pihaknya mendukung penuh kebijakan yang sampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terkait panduan tahun ajaran dan tahun akademik baru di masa pandemi Covid-19. Sebab, hal tersebut selaras dengan kebijakan yang dilakukan di madrasah.

Namun, untuk pendidikan keagamaan lainnya seperti pesantren, kebijakan dari Kemag akan disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dalam beberapa hari mendatang.

“Nanti secara khusus akan disampaikan oleh Menteri Agama 1-2 hari ke depan ya. Mungkin tidak persis sama tetapi kira-kira isinya kurang lebih sama, yakni ingin menjaga atau mengutamakan kesehatan dan keamanan para siswa,” kata Kamaruddin dalam acara webinar "Panduan Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19", Senin (15/6/2020) petang.

Kamaruddin menuturkan, sejauh ini, ada pesantren yang memang memulangkan santrinya dan ada juga yang tidak memulangkan santrinya yang masih berada di pondok pesantren. Jumlahnya juga sangat signifikan sehingga para santri yang masih berada di pesantren tentu tetap melaksanakan pembelajaran sekarang ini. Untuk itu, Kemag akan mengaturnya dengan protokol kesehatan yang menjadi prioritas utama.

Kamaruddin menuturkan, santri yang sedang berada di pondok pesantren dan tidak pulang ke rumah akan mengikuti pelajaran sebagaimana biasanya. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada penyelenggara pendidikan pesantren agar terus mengutamakan keselamatan dan kesehatan santri, dan patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, para santri didorong untuk membiasakan hidup sehat.

Untuk itu, Kamaruddin juga meminta agar orang tua berpartisipasi terlibat dalam membina mengarahkan anak-anak yang sedang berada di sekolah atau di madrasah.



Sumber: BeritaSatu.com