Atasi Covid-19, Papua Barat Bisa Tiru Gugus Tugas Teluk Bintuni

Atasi Covid-19, Papua Barat Bisa Tiru Gugus Tugas Teluk Bintuni
Ilustrasi kampanye pencegahan "corona". (Foto: AFP)
/ HS Selasa, 16 Juni 2020 | 07:34 WIB

Manokwari, Beritasatu.com - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan berharap upaya penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten/kota di provinsi itu berjalan maksimal menjelang penerapan normal baru selama pandemi Covid-19.

Pada rapat bersama para pimpinan daerah, Gugus Tugas Covid-19, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda serta pimpinan pergurunan tinggi di Manokwari, Senin (15/6/2020), gubernur mengatakan bahwa hingga saat sarana kesehatan di daerah tersebut masih terbatas.

"Meskipun demikian, menjelang persiapan menuju new normal atau adaptasi hidup baru, sarana yang ada harus dioptimalkan," katanya.

Dia juga berharap seluruh kepala daerah di provinsi ini saling membantu dan belajar satu sama lain dalam menangani penyebaran Covid-19. "Seperti di Kabupaten Teluk Bintuni itu bagus. Di sana penularanya tinggi tapi angka kesembuhanya pun tinggi. Kita bisa belajar dengan gugus tugas di Teluk Bintuni," ucap gubernur.

Dalam menangani penyebaran Covid-19, kata gubernur, gugus tugas Kabupaten Teluk Bintuni menerapkan pola yang digunakan dalam penanganan kasus malaria. Petugas medis bergerak cepat serta melibatkan seluruh Puskesmas dalam mencari suspect pasien Covid-19.

"Kalau ditemukan satu kasus di satu tempat, gugus tugas segera bergerak melakukan tracing contact. Pemeriksaan cepat hingga tes usap langsung dilakukan untuk mendeteksi siapa-siapa yang terinfeksi virus," katanya lagi.

Gubernur mengutarakan bahwa pandemi corona mengganggu stabilitas seluruh sektor. Menuju adaptasi hidup baru, dia pun bergarap gugus tugas provinsi Papua Barat juga bergerak cepat dalam memastikan kesiapan daerah.

Dalam penangani pasien Covid-19, lanjut Gubernur, ada 14 rumah sakit di Papua Barat telah dipersiapkan. Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi pun saat sedang dalam proses persiapan operasi. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan terus dilengkapi agar bisa memberikan pelayanan secara maksimal.

"Rumah sakit provinsi ini sebetulnya belum siap tapi karena Covid-19 ini sarana yang ada ini kita optimalkan. Alat PCR sudah ada saat ini sedang diinstal. Ada tiga gedung yang bisa dipakai dan saat ini kita sudah lengkapi 100 lebih tempat tidur," katanya lagi.

Dia berharap seluruh sektor di Papua Barat secara bertahap kembali normal, termasuk sektor perhubungan baik laut maupun udara.



Sumber: ANTARA