Bulog Siap Jika Dipercaya Distribusikan Peralatan Pilkada Serentak

Bulog Siap Jika Dipercaya Distribusikan Peralatan Pilkada Serentak
Ilustrasi pilkada. (Foto: Antara)
Carlos KY Paath / JAS Rabu, 17 Juni 2020 | 15:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) siap apabila dipercaya mendistribusikan peralatan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Selama pandemi Covid-19, Bulog ikut membantu menyalurkan bantuan di sekitar 3 juta lokasi yang bersifat dari pintu ke pintu. Dengan begitu, apabila dalam kegiatan pilkada Bulog dilibatkan secara penuh, kemungkinan tidak ada kendala.

Demikian disampaikan Direktur Pengadaan Bulog, Mayjen TNI (Purn) Wibisono Poespitohadi, Rabu (17/6/2020). "Bagi Bulog tidak sulit, karena saat ini juga sudah distribusikan bantuan Covid-19 sekitar 3 juta titik sumbangan door to door (pintu ke pintu)," kata Wibisono.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Akmal Malik telah bertemu dengan Wibisono, Selasa (16/6/2020). Wibisono menjelaskan, apabila nanti pihaknya dipercaya Komisi Pemilihan Umum (KPU), maka distribusi peralatan seperti surat suara, alat pelindung diri (APD) kesehatan dan lainnya diharapkan berjalan optimal.

"Apabila dukungan ini terealisasi, dan pilkada berjalan sukses, sehingga bisa membuktikan pada dunia bahwa negara indonesia mampu dengan baik menjalankan hajat demokrasi pilkada," ujar Wibisono.

Wibisono menuturkan selama ini keberadaan gudang Bulog merupakan objek vital nasional. Proses pendistribusian perlengkapan pilkada diharapkan berjalan aman. "Insyaallah aman dari gangguan dan yang paling penting mampu mewujudkan sinergi antar pelaksana negara dengan baik," tegas Wibisono.

Sementara itu, Akmal mengapresiasi keinginan Bulog untuk mendukung distribusi peralatan pilkada. Sebab Bulog memang memiliki kapasitas dalam mendukung distribusi seluruh peralatan pilkada di berbagai daerah.

"Intinya Bulog dan seluruh jajarannya, siap mendukung dan menyukseskan program pilkada pada 9 Desember nanti. Bulog akan memanfaatkan pergudangan dan kekuatan distribusinya di seluruh Tanah Air," ungkap Akmal.

Akan tetapi, menurut Akmal, urusan logistik pilkada sepenuhnya menjadi otoritas penyelenggara. Pemerintah tidak ikut campur terkait pihak yang nanti dipercaya KPU mendistribusikan logistik dan perlengkapan pilkada. "Itu sepenuhnya kewenangan KPU," ucap Akmal. 



Sumber: BeritaSatu.com