Januari-Mei 2020, Angkasa Pura I Layani 18,7 juta Penumpang

Januari-Mei 2020, Angkasa Pura I Layani 18,7 juta Penumpang
Ruang keberangkatan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Foto: Istimewa)
Thresa Sandra Desfika / JAS Rabu, 17 Juni 2020 | 16:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura (AP) I melayani 18,7 juta penumpang selama periode Januari-Mei 2020. Jumlah tersebut turun 40,36 persen dari volume lalu lintas pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 31,4 juta penumpang.

"Trafik penumpang terendah terjadi pada Mei 2020 lalu yang hanya mencapai 76.841 penumpang. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan pengendalian transportasi dan perjalanan orang dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya pada masa larangan mudik Lebaran," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangannya, Rabu (17/6/2020).

Secara lebih rinci, ujar Faik Fahmi, trafik penumpang pada Januari 2020, yaitu 7,06 juta penumpang, pada Februari 2020 6,05 juta penumpang, pada Maret 2020 4,6 juta penumpang, dan pada April 2020 sebanyak 860.765 penumpang.

Pada periode Januari-Mei 2020, trafik penumpang tertinggi terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), yaitu sebanyak 4,7 juta penumpang. Namun penurunan trafik penumpang tertinggi juga terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai di mana penurunan mencapai 47,13% dari trafik periode yang sama tahun lalu.

Trafik tertinggi kedua terjadi di Bandara Juanda (Surabaya) yaitu sebesar 3,8 juta penumpang. Sedangkan trafik tertinggi ketiga terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), yaitu sebesar 2,7 juta penumpang.

Selain itu, Faik Fahmi menambahkan, trafik pesawat pada periode Januari-Mei 2020 sebanyak 199.858 pergerakan atau turun 34,09 persen dibanding periode yang sama pada 2019 yang sebanyak 303.223 pergerakan. Penurunan trafik juga terjadi pada kargo, walaupun penurunan tersebut tidak sedalam penurunan trafik penumpang dan pesawat.

Trafik kargo pada periode Januari-Mei 2020 sebesar 143,95 juta kg turun 28,68 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 243,86 juta kg.

Adapun pada 1-15 Juni 2020, Angkasa Pura I melayani 5.628 pergerakan pesawat dengan 222.040 penumpang dan 12,9 juta kg kargo di 15 bandara kelolaaanya. Trafik penumpang pada awal Juni ini, ujar Faik Fahmi, menunjukkan peningkatan dibanding trafik pada Mei 2020 yang hanya sebesar 76.841 penumpang.

"Pada awal hingga pertengahan Juni ini, indikasi peningkatan trafik penumpang sudah terlihat dibandingkan Mei lalu di mana pada Mei diberlakukan pembatasan transportasi. Angkasa Pura I optimis bahwa trafik akan terus mengalami peningkatan ke depannya, walau secara perlahan," ucap Faik Fahmi.

Pada periode awal Juni ini, Bandara Sultan Hasanuddin melayani trafik penumpang tertinggi, yaitu 53.940 orang dengan 996 pergerakan pesawat. Sementara trafik penumpang tertinggi kedua terjadi di Bandara Juanda, yaitu 50.261 orang dengan 886 pergerakan pesawat.

Trafik penumpang tertinggi ketiga terjadi di Bandara SAMS Sepinggan (Balikpapan), yaitu 34.345 orang dengan 659 pergerakan pesawat.

"Bandara Sultan Hasanuddin melayani trafik penumpang tertinggi disebabkan karena bandara tersebut merupakan bandara transit atau hub yang menghubungkan dengan bandara-bandara lain di wilayah timur Indonesia," ujar Faik Fahmi.



Sumber: BeritaSatu.com