Kegiatan Belajar Mengajar di Tangerang Raya Baru Efektif Desember 2020

Kegiatan Belajar Mengajar di Tangerang Raya Baru Efektif Desember 2020
Ilustrasi belajar di rumah. (Foto: Antara)
Chairul Fikri / CAH Rabu, 17 Juni 2020 | 17:29 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah di tiga wilayah di Tangerang Raya sepakat untuk menunda menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah lantaran wilayahnya masih masuk zona merah penyebaran Covid-19. Kadis Pendidikan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Taryono mengatakan KBM di Tangerang Selatan masih akan berlangsung melalui daring.

"Karena wilayah Tangerang Selatan masih ada di zona merah penyebaran covid-19, maka KBM di sini masih akan berlangsung melalui daring. Meski kalender akademiknya akan dimulai tanggal 13 Juli 2020 mendatang. Namun begitu kita masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk mempersiapkan bila mana memang sudah mulai masuk meski dengan protokol kesehatan yang ketat," ungkap Taryono ketika dihubungi, Rabu (17/6/2020).

Baca Juga: Kemdikbud Kaji Kurikulum Darurat di Tengah Pandemi

Senada dengan Taryono, Kepala Dinas Informasi dan Telekomunikasi Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, Tini Wartini menyatakan bahwa Pemkab Tangerang juga masih belum akan mengizinkan adanya KBM di sekolah lantaran masih dalam kondisi pemberlakuan PSBB.

"Proses belajar mengajar secara normal kembali direncanakan akan dimulai pada bulan Desember 2020. Hal ini sudah dibicarakan dengan Gubernur Banten pada saat evaluasi perpanjangan PSBB. Kita juga telah meminta pendapat dari ahli epidemiologi untuk bisa melihat sampai kapan situasi dan kondisi terkait Covid-19 di Kabupaten Tangerang bisa berakhir," tambahnya.

Baca Juga: Ketua DPR Minta Pemerintah Susun Protokol Teknis Belajar-Mengajar di Sekolah

Sedangkan Dinas Pendidikan Kota Tangerang sendiri saat ini telah menyiapkan skema KBM di fase new normal, bila memang Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Pendidikan mengizinkan sekolah dibuka kembali di fase new normal.

"Kita sendiri telah menyiapkan skema kusus bila di fase normal sekolah bisa dibuka kembali dimana mereka nantinya akan secara bergantian melakukan tatap muka di sekolah setiap harinya. Jadi satu kelas ada kelompok A dan B, misalnya kelompok A hari Senin masuk dan yang B nya belajar online di rumah melalui aplikasi Tangerang live secara siaran video dan bergantian setiap hari. Namun ini kita masih kita kaji mendalam apakah skema guru mendatangi murid berdasarkan pengelompokan lokasi mereka tinggal. Tapi kalau untuk new normal kita gunakan skema pembagian kelompok belajar," tandas Kadis Pendidikan Kota Tangerang," ujar Masyati Yulia.

 



Sumber: BeritaSatu.com