Mensos: Program Bansos Diperpanjang Hingga Desember 2020

Mensos: Program Bansos Diperpanjang Hingga Desember 2020
Menteri Sosial Juilari P Batubara dan Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan bantuan Presiden berupa Sembako di Seroja, Bekasi Utara, Selasa (16/6/2020). (Foto: Suara Pembaruan / Mikael Niman)
Lenny Tristia Tambun / FER Rabu, 17 Juni 2020 | 18:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari Batubara mengatakan, program bantuan sosial (bansos) khusus bagi warga yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diperpanjang hingga Desember 2020. Namun, besarannya akan diturunkan menjadi Rp 300.000 per bulan dari awalnya sebesar Rp 600.000 per bulan.

Baca Juga: Menko PMK Paparkan Lima Perbaikan Distribusi Bansos

"Program bansos sembako Jabodetabek akan diteruskan sampai Desember dengan besaran atau nilai indeksnya dari Rp 600.000 dikurangi menjadi Rp 300.000 untuk per bulan per KPM. Jadi bulan Juli sampai Desember ada 6 tahap penyaluran. setiap bulannya adalah Rp 300.000 per KPM," kata Juliari Batubara dalam konferensi pers secara virtual di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Namun, lanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memutuskan menghentikan atau tidak melanjutkan program bansos khusus tersebut hingga Desember 2020. Alasannya, Pemprov DKI ingin fokus ke program lain.

"Kami kembali lagi berikan kewenangan kepada daerah untuk berikan data. Kami sudah melakukan pertemuan dengan Pemprov DKI beberapa hari lalu. Karena kami dapat konfirmasi untuk Juli sampai Desember Pemprov DKI akan fokus ke program lain dan tidak akan melanjutkan program bansos sembako yang mereka jalankan di bulan ini,” terang Juliari Batubara.

Dikarenakan Pemprov DKI menghentikan program bansos khusus berupa sembako tersebut, maka jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) bansos sembako di kawasan Jabodetabek akan berkurang dari Juli hingga Desember 2020.

Baca Juga: Penyaluran Bansos Ditargetkan Rampung Akhir Juni

Awalnya, dari April-Juni 2020, jumlah KPM di Jabodetabek sebesar 2,1 juta keluarga, dengan rincian sebanyakk 1,3 juta keluarga ditanggung oleh Kementerian Sosial dan 800.000 reluarga oleh Pemprov DKI.

Dengan tidak dilanjutkannya program bansos sembako tersebut oleh Pemprov DKI, maka jumlah KPM di kawasan Bodetabek menjadi 1,3 juta keluarga saja. Dan seluruhnya akan dikelola oleh Kementerian Sosial.

"Untuk Juli sampai Desember menjadi 1,3 juta keluarga dan akan dikelola seluruhnya oleh kemensos,” ujar Juliari Batubara.

Kendati demikian, Juliari Batubara tetap meminta Pemprov DKI untuk memperbaiki data keluarga penerima manfaat yang kurang baik. Sehingga penyalurannya di DKI pada tepat sasaran.

Baca Juga: Bawaslu Ingatkan Bansos Tak Ditempel Stiker

"Menyangkut data kami sudah sampaikan kepada Pemprov DKI, apabila masih ada data-data yang kurang baik segera dilakukan perbaikan dan kami juga siap menerima perbaikan-perbaikan data tersebut. Sehingga pada penyaluran berikutnya khususnya gelombang kedua Juli sampai Desember, data-data yang kami terima lebih baik lagi,” jelas Juliari Batubara.



Sumber: BeritaSatu.com