Cegah Antrean Bansos Tunai, Kantor Pos Diminta Buka Hingga Pukul 22.00

Cegah Antrean Bansos Tunai, Kantor Pos Diminta Buka Hingga Pukul 22.00
Sejumlah warga saat mengantre mengambil bantuan Gubernur Jabar di Kantor Pos Garut, Rabu 20 Mei 2020. (Foto: Antara / Feri Purnama)
Lenny Tristia Tambun / YUD Rabu, 17 Juni 2020 | 20:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Guna mencegah antrean panjang dan kerumunan para penerima manfaat bantuan sosial tunai (Bansos Tunai), Menteri Sosial Juliari Batubara meminta PT Pos Indonesia memperpanjang jam operasional kantor pos hingga pukul 22.00.

"Kami juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak bisa membiarkan antrean terlalu panjang, berdesak-desakan dan upaya yang kami lakukan adalah kepada PT Pos sebagai mitra penyalur kami untuk membuka jam operasional kantor pos sampai jam 10 malam,” kata Juliari Batubara dalam konferensi pers secara virtual di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Tidak hanya itu, ia juga telah meminta PT Pos Indonesia dapat membuka loket pembayaran di luar Kantor Pos, seperti di kantor kelurahan atau balai desa. Dan hal itu sudah direalisasikan PT Pos Indonesia.

"Bahkan kami sudah meminta kepada PT Pos untuk membuka loket pembayaran tidak hanya di kantor pos tapi juga di kantor kelurahan atau balai desa. Ini kami sudah lihat sendiri di lapangan ada yang penyaluran tidak hanya melalui kantor pos tapi balai-balai desa dan juga di kantor-kantor kelurahan,” terang Juliari Batubara.

Ditambahkannya, Kementerian Sosial sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memperbaiki data keluarga penerima manfaat.

"Terima kasih kepada Mendagri sudah mengeluarkan telegram kepada beberapa daerah yang belum melakukan perbaikan data khususnya di dalam rangka penyaluran atau percepatan penyaluran bansos tunai di daerahnya,” ungkap Juliari Batubara.



Sumber: BeritaSatu.com