Pandemi Covid-19, Masjid di Surabaya Optimalkan Ceramah Online

Pandemi Covid-19, Masjid di Surabaya Optimalkan Ceramah Online
Sejumlah warga melaksanakan salat berjemaah di Masjid Al Muhajirin, Kota Surabaya, Jatim. (Foto: Handout)
/ YUD Kamis, 18 Juni 2020 | 17:23 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Ceramah secara online (daring) dioptimalkan oleh sejumlah masjid di Kota Surabaya, Jawa Timur. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). 

Imam Masjid Al-Muhajirin Surabaya Azis Muslum di Surabaya, Kamis (18/6/2020) mengatakan sebelum adanya pandemi Covid-19, kajian dan ceramah agama ini sudah dilaksanakan secara rutin di Masjid Al-Muhajirin.

"Setiap Senin sampai Kamis berlangsung rutin setelah shalat dzuhur atau sekitar pukul 12.00 WIB. Ceramah ini diasuh oleh para dai dan kyai," kata Azis.

Namun, lanjut dia, setelah adanya pandemi Covid-19 ini, Masjid Muhajirin yang berada dalam satu kompleks di Pemkot Surabaya ini tetap mematuhi protokol kesehatan salah satunya jaga jarak atau menghindari tatap muka fisik, tanpa harus meninggalkan rutinitas cerama agama.

Hanya saja, lanjut dia, cerama agama kali ini dilakukan secara daring dengan difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya.

Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M. Fikser mengatakan mekanisme ceramah daring di Masjid Al-Muhajirin ini yakni staf Diskominfo memngambil video dari penceramah yang ditunjuk.

"Setelah selesai, video tersebut akan diunggah di chanel youtube Sapawarga (media sosial Diskominfo) dan dapat diakses oleh semua masyarakat kapanpun dan dimanapun," katanya.

Fikser menjelaskan terkait pelaksanaan pengambilan video pihaknya sudah berkomunikasi dengan takmir masjid agar membuat jadwal dan materinya sehingga dari jadwal itulah staf Diskominfo dapat langsung mengambil video dan sesegera mungkin disebarkan melalui kanal youtube.

"Setelah diambil video kami olah kemudian langsung diunggah," ujar Fikser yang juga Kepala Diskominfo Surabaya ini.

Kepala Diskominfo Kota Surabaya itu juga menjelaskan bahwa upaya pemanfaatan teknologi ini sebagai bentuk pengganti pertemuan dan kerumunan warga di tengah pandemi global ini. Makanya, ia memastikan bahwa ceramah daring ini akan berlangsung secara rutin setiap harinya.

"Karena ceramah adalah upaya dalam memenuhi kebutuhan siraman rohani. Jadi memang harus rutin dilakukan," katanya.



Sumber: ANTARA