Jambi Terapkan Normal Baru Secara Ketat

Jambi Terapkan Normal Baru Secara Ketat
Kota Jambi. (Foto: Antara)
Radesman Saragih / CAH Kamis, 18 Juni 2020 | 17:34 WIB

 

Jambi, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan menerapkan new normal (tatanan kehidupan baru) pandemi virus corona (Covid-19) secara ketat. Ini dilakukan guna mencegah adanya daerah yang masuk zona kuning dan merah melaksanakan new normal. Untuk itu Pemprov Jambi akan menetapkan indikator atau ukuran zonasi Covid-19 setiap kabupaten/kota secara akurat.

“Penetapan zonasi Covid-19 daerah kabupaten/kota di Jambi harus mengacu pada ketetapan organisasi kesehatan dunia (Worl Health Organization/WHO), Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat. Kabupaten dan kota di Jambi yang tidak memenuhi indikator zona hijau Covid-19 tidakakan diperbolehkan melaksanakan new normal,” ata Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda)Pemprov Jambi, Sudirman pada rapat kondisi epidemiologi terkait penanganan serta pelaksanaan new normal Covid-19 di Provinsi Jambi di kantor Gubernur Jambi, Kamis (18/6/2020).

Baca Juga: Pengunjung Objek Wisata di Kota Jambi Abaikan Protokol Kesehatan

Menurut Sudirman, untuk menentukan zonasi Covid-19 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, pihaknya akan melakukan pengumpulan data mengenai kondisi Covid-19 di dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi 18 - 25 Juni 2020. Setelah data tersebut terkumpul akan digelar fokus diskusi grup (FDG) menetapkan zonasi Covid-19 kabupaten/kota.

Dijelaskan, berdasarkan penilaian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat saat ini, dari dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi, baru tiga kabupaten yang masuk zona hijau, yakni Kabupaten Bungo, Kerinci, Sarolangun dan Tanjungjabung Timur. Sedangkan zona kuning ada tujuh, yakni Kabupaten Tebo, Merangin, Batanghari, Muarojambi, Tanjungjabung Barat, Kota Jambi dan Kota Sungaipenuh.

Baca Juga: Jambi Utamakan Pendekatan Persuasif Hadapi New Normal

“Provinsi Jambi sendiri masuh masuk zona konung dengan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 109 kasus, 45 orang pasien positif Covid-19 sembuh dan 64 orang pasien positif Covid-19 masih dirawat. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) di Jambi masih ada 49 orang,” katanya. 

 



Sumber: BeritaSatu.com