Kemdikbud Luncurkan Program Bantuan Dana untuk Kecakapan Kerja dan Wirausaha
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemdikbud Luncurkan Program Bantuan Dana untuk Kecakapan Kerja dan Wirausaha

Kamis, 18 Juni 2020 | 20:35 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Pendidikan Vokasi meluncurkan program bantuan dana untuk kecakapan kerja dan kewirausahaan.

Dirjen Pendidikan dan Vokasi, Wikan Sakarinto mengatakan, bantuan dana tersebut dialokasikan dalam bentuk dua program di antaranya program kecakapan keterampilan (PKK) dan program keterampilan kewirausahaan (PKW) yang diperuntukan bagi warga masyarakat dengan batas usia 15 hingga 30 tahun yang berstatus putus sekolah, belum memiliki pekerjaan, sedang belajar paket C, dan warga tidak mampu. Bagi yang tertarik bisa melihat di www.kursuskemdikbud.go.id

“Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dalam menjalankan amanahnya agar warga masyarakatnya memiliki keterampilan dan jiwa berwirausaha,” kata Wikan dalam siaran pers diterima Beritasatu.com, Kamis (18/6/2020).

Wikan menyebutkan, dua program tersebut yang berjalan mulai bulan Juni hingga Desember 2020 mempunyai tujuan masing-masing. Khusus untuk PPK bertujuan untuk mendidik dan melatih warga masyarakat dengan keterampilan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Ini agar ke depan peserta memiliki kompetensi di bidang keterampilan tertentu yang dibuktikan dengan sertifikasi kompetensi untuk bekerja terserap di dunia usaha dan industri. serta menjadi peluang kerja.

Dia menjelaskan, dalam PPK ada empat sektor menjadi prioritas utama di antaranya pada fokus revitalisasi pendidikan, yakni mesin dan konstruksi, ekonomi kreatif, keramahan dan layanan perawatan.

Sementara itu, untuk PKW fokus pada pendidikan kursus dan pelatihan. Menurut Wikan, PKW dapat menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola diri dan lingkungan, bekal berwirausaha. Di sisi lain sebagai motivasi dalam menciptakan rintisan usaha baru serta pendampingan untuk dapat berkembang di masyarakat.

"Ke depan mereka menjadi warga masyarakat yang terampil sesuai dengan kebutuhan serta bermitra dengan usaha mikro kecil dan menengah,”ujarnya.

Selanjutnya, Wikan menyebutkan, keberhasilan program ini harus didukung dan perlu partisipasi aktif banyak pihak baik pemerintah pusat maupun daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. “Perlu kerja sama semua pihak agar "perjodohan" ini berhasil baik pusat, daerah maupun stakeholder," terangnya.

Mantan dekan Pendidikan Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini juga menuturkan, program tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, yang menekankan pentingnya semangat pernikahan massal dan kemerdekaan belajar, agar institusi pendidikan dan pihak industri berkolaborasi dan bergotong royong mendidik SDM bangsa.

Seperti diketahui belum ini, Wikan meluncurkan, program penguatan untuk mempersiapkan angkatan kerja muda dengan bekal pendidikan dan keterampilan untuk Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) juga akan "dinikahkan" dengan industri, sehingga "pernikahan" massal kursus dan pelatihan akan menciptakan SDM yang sesuai dengan kebutuhan riil di dunia kerja.

“Pada prinsipnya LKP harus juga menikah dengan dunia kerja. Link and match ini akan lebih memastikan kesesuaian dan daya serap lulusan di dunia kerja, sehingga lulusan akan segera memiliki kemandirian untuk mencapai kehidupan yang lebih mapan,” ujarnya.

Ada pun sasarannya pada PKK adalah 50.000 orang, sedangkan PKW akan diberikan kepada 16.676 orang. Dengan adanya sinergi melalui kedua program ini diharapkan dunia usaha mampu menjamin keterserapan lulusan di dunia kerja serta membantu terwujudnya lulusan merintis usaha sendir.

“Apalagi, dengan target yang relatif masif tahun 2020, yaitu sekitar 50.000 orang calon peserta PKK, program ini harus dilakukan sinergi dan gotong royong antara LKP dengan berbagai pihak, terutama dunia pendidikan dan dunia kerja,”ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Densus Bekuk Dua Terduga Teroris di Maluku

Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di Ambon, Maluku.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Ditjenpas Sebut Justice Collaborator Nazaruddin Berdasarkan 2 Surat KPK

M. Nazaruddin memiliki status Justice Collabolator berdasarkan dua surat keterangan yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NASIONAL | 18 Juni 2020

Ekstradisi Buronan FBI, Polda Metro Tunggu Koordinasi Interpol-Kedutaan AS

Polda Metro Jaya masih menunggu koordinasi dari Interpol dengan Kedutaan AS terkait proses ekstradisi Russ Albert Medlin.

NASIONAL | 18 Juni 2020

KPK Minta Program Kartu Prakerja Dihentikan Hingga Persoalan Tata Kelola Diperbaiki

KPK meminta pemerintah menghentikan pelaksanaan Kartu Prakerja gelombang atau "batch" ke-4 hingga berbagai persoalan dalam tata kelola program ini diperbaiki.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Gubernur Bengkulu Minta Penggunaan Ponsel dalam Lapas Ditertibkan

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta pimpinan lapas daerah ini menertibkan penggunaan ponsel dan kunjungan guna mencegah peredaran narkoba di dalam lapas.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Masuk ke Indonesia sejak 2012, Buronan FBI Russ Medlin Gonta-ganti Paspor

Dari pengakuan tersangka Russ Medlin, setiap datang ke Indonesia hanya untuk mencari anak di bawah umur.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Bocah 10 Tahun Ini Selamatkan Adik Bayi dari Kebakaran di Rumahnya

Bocah tersebut berhasil menyelamatkan sang adik, saat berada di dalam rumah yang terbakar di Jalan Christopel Mihing, Gang Sari Bumi, Sampit, Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Terkait Unggahan "Polisi Jujur", Ismail Tak Wajib Lapor

Ismail sebelumnya dipanggil Polres Kepulauan Sula guna mengklarifikasi postingan di medsos terkait lelucon polisi jujur.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Diknas Kota Bengkulu Rencanakan Buka Kembali SMA/SMK Awal Tahun Ajaran Baru

Diknas Bengkulu telah merencanakan akan membuka kembali sekolah tingkat SMA/SMK sederajat pada awal tahun ajaran baru 2020/2020 pertengahan Juli mendatang.

NASIONAL | 18 Juni 2020

Jambi Terapkan Normal Baru Secara Ketat

Pemprov Jambi akan menetapkan indikator atau ukuran zonasi Covid-19 setiap kabupaten/kota secara akurat sebelum memberlakukan normal baru.

NASIONAL | 18 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS