BPBD Sumut Imbau Masyarakat Waspadai Banjir Susulan

BPBD Sumut Imbau Masyarakat Waspadai Banjir Susulan
Banjir di Gang Merdeka mulai surut, Kamis (18/6/2020) sore. (Foto: Istimewa)
Arnold H Sianturi / FER Jumat, 19 Juni 2020 | 16:38 WIB

Medan, Beritasatu.com -Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara (BPBD Sumut) mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai banjir susulan, yang melanda beberapa kabupaten maupun kota di daerah tersebut.

Baca Juga: Banjir Landa 3 Daerah di Sumut

Kepala BPBD Sumut, Riadil Akhir Lubis menyampaikan, banjir susulan masih berpotensi terjadi mengingat kondisi cuaca belum stabil. Sehingga, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi adanya korban jiwa.

"Untuk penanganan bencana, pemerintah daerah melalui BPBD kabupaten maupun kota bekerjasama dengan TNI dan Polri, sudah memiliki prosedur tetap dalam membantu masyarakat di daerah bencana," ujar Riadil, Jumat (19/6/2020).

Seperti diketahui, hujan deras mengakibatkan ribuan rumah di lima kabupaten maupun kota di Sumut, mengalami banjir. Di Medan, banjir melanda beberapa kawasan, salah satunya di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.

Banjir juga terjadi di Desa Nenas Siam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara dan Gang Perjuangan, Simpang Ebenezer, Kabupaten Simalungun, Deli Serdang dan beberapa kawasan di Kabupaten Asahan.

Baca Juga: Ada 1.483 Bencana Alam Sejak Januari

Banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter itu terjadi akibat tingginya curah hujan, sejak Rabu (17/6/2020) malam hingga dini hari. Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah pinggiran aliran sungai, terpaksa mengungsi ke dataran lebih tinggi. Tidak ada laporan korban jiwa akibat banjir itu.

Di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, genangan air naik sekitar satu meter. Banjir di kawasan ini akibat hujan deras yang mengakibatkan Sungai Deli meluap sekitar pukul 05.00 WIB. Luapan air sungai ini membuat ratusan warga mengungsi dengan menyelamatkan barang berharga.

"Kalau daerah kami ini memang sudah sering terendam banjir. Setiap hujan deras pasti langsung banjir. Beberapa tahun sebelumnya, banjir di kawasan sini sampai merenggut korban jiwa. Masyarakat berteriak menginformasikan banjir. Makanya, seluruh warga dengan membawa barang berharga langsung mengungsi," ujar seorang warga Gang Merdeka, Rizal (40).

Baca Juga: Banjir Terjang Desa Buntu Pane di Asahan

Rizal mengatakan, hampir setiap pekan di kawasan Gang Merdeka, mengalami banjir saat hujan turun deras. Kondisi ini pula yang membuat masyarakat selalu mengungsi. Bahkan, tidak sedikit di antara warga yang terserang penyakit flu, batuk - batuk maupun lainnya akibat bencana itu. Warga kembali ke rumah setelah kondisi air surut.



Sumber: BeritaSatu.com