Menkominfo Pastikan Basis Data Penanganan Covid-19 Aman

Menkominfo Pastikan Basis Data Penanganan Covid-19 Aman
Menkominfo Johnny G Plate menjadi inspektur upacara bendera virtual peringatan Harkitnas 2020. (Foto: istimewa)
Carlos KY Paath / FER Senin, 22 Juni 2020 | 23:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menyatakan, keamanan data siber Indonesia merupakan ranah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga: Komisi I Dukung Penambahan Anggaran Kemkominfo

Menurut Johnny, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memiliki tupoksi untuk penerapan hukum terkait perlindungan data dan peningkatan peralatan sistem keamanan siber.

"Kewenangan keamanan data dan cleansing terakhir ada di BSSN, seluruhnya di BSSN sebagai pintu terakhir, tapi kami dari sisi sistem ada kemampuan dan fungsi pokok melakukan penerapan aturan, peningkatan peralatan,” kata Johnny saat ditanyakan Komisi I DPR mengenai isu dugaan kebocoran data 230.000 pasien Covid-19 di Indonesia, Senin (22/6/2020).

Johnny mengatakan basis data di Kemkominfo masih aman. Pemerintah akan melakukan koordinasi dan evaluasi untuk menjelaskan kepada publik penyebab data pasien Covid-19 dapat dijual di forum peretas Raid Forums. Menurut Johnny, ada cara untuk mengungkap hal tersebut yakni audit forensik.

Baca Juga: Kemkominfo Berterima Kasih kepada Media

Akan tetapi, Johnny menjelaskan audit forensik membutuhkan kemampuan teknis yang tinggi dan waktu yang lama. Ujung dari audit forensik yaitu peningkatan sistem keamanan siber dan kemampuan SDM untuk menangkal serangan peretasan. Menurut Johnny peningkatan keamanan siber maupun kemampuan SDM, berkejar-kejaran dengan peretas yang mengambil data tanpa hak.

“Kalau audit forensik butuh waktu dan kemampuan teknis tinggi, dan audit forensik perlu keahlian tinggi, saat ini sedang dilakukan audit forensik, di mana kebocoran dan evaluasinya bagaimana untuk tingkatkan keamanan teknologi, dan kualifikasi SDM untuk dukung keamanan data,” demikian Sekretaris Jenderal Partai Nasdem tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com