Persyaratan Usia dalam PPDB Diatur Permendikbud

Persyaratan Usia dalam PPDB Diatur Permendikbud
Siswa mengisi formulir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara daring melalui gawainya. (Foto: ANTARA FOTO / Muhammad Bagus Khoirunas)
Maria Fatima Bona / IDS Senin, 22 Juni 2020 | 20:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Plt Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhammad mengatakan, persyaratan usia calon peserta didik baru dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) sebetulnya telah diatur pemerintah melalui Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang PPDB.

Untuk itu, Hamid menyebutkan, permasalahan usia yang terjadi dalam sistem PPDB DKI Jakarta sebetulnya sesuai dengan apa yang tertera dalam Permendikbud tersebut.

“Masalah usia di DKI Jakarta yang baru terjadi tahun ini, terus terang sesuai dengan Permendikbud yang telah dikeluarkan,” kata Hamid dalam Rapat Kerja Kemdikbud dengan Komisi X DPR, Senin (22/6/2020).

Permendikbud tersebut mengatur PPDB pada taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan sekolah kejuruan.

Misalnya, untuk persyaratan calon peserta didik baru kelas satu SD atau bentuk lainnya yang sederajat meliputi calon peserta didik baru yang berusia tujuh tahun wajib diterima sebagai peserta didik dan calon peserta didik baru berusia paling rendah enam tahun pada tanggal satu Juli tahun berjalan.

Pengecualian syarat usia paling rendah enam tahun hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki kecerdasan istimewa atau kesiapan belajar dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.

Sedangkan jenjang SMP dan sederajat membatasi usia maksimal paling tinggi berusia 15 tahun. Sementara itu, untuk SMA/SMK dan sederajat paling tinggi berusia 21 tahun.

Hamid menuturkan, pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2020/2021 secara keseluruhan relatif lebih baik dari tahun sebelumnya. Pasalnya, Kemdikbud telah melakukan relaksasi regulasi berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB 2020.
Di situ dijelaskan bahwa PPDB terdiri dari empat jalur dengan persentase meliputi jalur zonasi minimal 50%, afirmasi minimal 15%, perpindahan tugas orang tua maksimal 5%, dan jalur prestasi sisa kuota dari tiga jalur.



Sumber: BeritaSatu.com