Jokowi: Agustus, Kemarau Akan Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Jokowi: Agustus, Kemarau Akan Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan jajarannya agar berhati-hati terhadap munculnya titik api atau hot spot yang bisa memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini. (Foto: Beritasatu TV)
Lenny Tristia Tambun / Novy Lumanauw / BW Selasa, 23 Juni 2020 | 11:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk mengantisipasi musim kemarau yang akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengawasan hutan-hutan yang rawan terbakar di tingkatkan. Kemarau akan terjadi di sebagian besar wilayah Tanah Air pada Agustus mendatang.

“Di tengah kesibukan kita dalam menghadapi pandemi ini, jangan lupakan kita memiliki sebuah pekerjaan besar dalam rangka antisipasi kebakaran lahan dan hutan,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) tentang antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Dalam ratas tersebut, Jokowi mengatakan, berdasarkan laporan dari BMKG, bahwa pada April 2020, musim kemarau melanda di 17 persen wilayah Indonesia.

“Jadi kita mengawali musim kemaran pada April, ada 17 persen wilayah kita mengalami musim kemarau,” ujar Jokowi.

Jumlah itu bertambah saat memasuki Mei. Ada 38 persen wilayah yang mengawali musim kemarau. Lalu pada Juni 2020, akan ada 27 persen wilayah mengawali musim kemarau.

“Dan kemarau di sebagian besar daerah akan terjadi pada Agustus,” ungkap Jokowi.

Dengan begitu, pemerintah masih memiliki waktu persiapan satu bulan untuk menghadapi musim kemarau yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Agustus 2020 mendatang.

“Kita masih memiliki persiapan satu bulan untuk mengingatkan ini. Meskipun seingat saya, pada Januari atau Februari 2020, kita sudah membahas sebuah rapat besar di sini,” terang Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com