Amankan Pilkada Serentak 2020, Polri Turunkan Dua Pertiga Kekuatan

Amankan Pilkada Serentak 2020, Polri Turunkan Dua Pertiga Kekuatan
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Awi Setiyono. (Foto: Istimewa)
Gardi Gazarin / RSAT Selasa, 23 Juni 2020 | 20:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Polri akan menurunkan dua per tiga dari jumlah personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Setentak 2020 agar berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Polisi telah menyusun pola pengamanan di daerah yang menggelar pilkada. Teknisnya mengacu pada indeks potensi kerawanan di tiap daerah yang bersangkatan.

"Pelibatan kekuatan Polri sesuai ketentuan sebanyak dua per tiga kekuatan jumlah personel Polri. Data lengkapnya nanti akan diumumkan, karena sekarang masih digodok," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiono, Selasa (23/6/2020)

Menurut Brigjen Awi, pola pengamanan di daerah yang menggelar pilkada mengacu pada indeks potensi kerawanan di tiap daerah. Langkah pengaman akan ditentukan pada empat indikator, yakni dimensi penyelenggara, dimensi peserta atau kontestan, potensi gangguan kamtibmas, dan potensi ambang gangguan.

Pola pengamanan Pilkada Serentak 2020 hingga kini masih dalam proses perencanaan dengan didasari indeks potensi kerawanan yang meliputi empat indikator tersebut.

"Pola pengamanan dipengaruhi hasil maping kerawanan dan tahapan pilkada. Selain itu Polri juga akan melihat potensi konflik di daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 dengan pelaksanaan pilkada sebelumnya," ujarnya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Idham Azis mengintruksikan jajarannya untuk terus melakukan deteksi dini terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang rencananya digelar pada 9 Desember 2020.

Para kepala satuan wilayah (Kasatwil) diperintahkan Kapolri segera menyusun rencana Operasi Mantap Praja. Perintah ini tertuang dalam surat telegram nomor 307 tentang rincian tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan guna dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020.



Sumber: BeritaSatu.com