Anggaran Pilkada Medan Naik Jadi Rp 108,7 Miliar

Anggaran Pilkada Medan Naik Jadi Rp 108,7 Miliar
Ilustrasi Pilkada 2020. (Foto: Antara)
Arnold H Sianturi / JEM Rabu, 24 Juni 2020 | 12:52 WIB

Medan, Beritasatu.com - Dalam mendukung penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara serentak di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Medan menyiapkan anggaran sebesar Rp 108,7 miliar untuk membiayai pemilihan wali kota dan wakil wali kota Medan melalui Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang. Nilai anggaran tersebut naik dari  sebelum pandemi corona sekitar 69 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Wirya Al Rahman memyampaikan, dana penyelenggaraan pilkada yang dipersiapkan ini tidak boleh digunakan maupun dialihkan untuk keperluan lain meski pandemi Covid-19 masih berlangsung di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

"Anggaran disiapkan sesuai dengan Permendagri Nomor 20 tahun 2020, Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2020 serta Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Menteri (Menteri Dalam Negeri & Menteri Keuangan), anggaran pilkada tidak boleh diganggu," ujar Wirya, Rabu (24/6/2020).

Wirya mengatakan, anggaran yang disiapkan itu dengan rincian penggunaan sebesar Rp 69,34 miliar untuk KPU Medan, Bawaslu sebesar Rp 27,37 miliar, anggaran pengamanan untuk Polrestabes Medan sebesar Rp 2 miliar, Rp 1,5 miliar untuk Polres Belawan dan Kodim 0201/BS sebesar Rp 1,5 miliar.

Wirya mengatakan, sebagian dari anggaran itu sudah dicairkan. Namun untuk KPU, anggaran yang belum dicairkan sebesar Rp 41,5 miliar dan Bawaslu Rp 16,3 miliar.

"Untuk pengamanan pilkada oleh aparat keamanan, belum ada yang dicairkan meski sudah disiapkan. Pilkada di tengah pandemi diharapkan lancar," sebutnya.

Untuk mengantisipasi penularan virus corona, sambungnya, penyelenggaraan pilkada harus memprioritaskan protokol kesehatan. Masyarakat harus menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer dan melakukan kerumunan. 

 



Sumber: BeritaSatu.com