Tim SAR Masih Cari Nelayan yang Hilang di Perairan Buol

Tim SAR Masih Cari Nelayan yang Hilang di Perairan Buol
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
John Lory / JEM Rabu, 24 Juni 2020 | 14:47 WIB

Palu, Beritasatu.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) menerjunkan satu tim SAR (Search And Rescue) di perairan Kabupaten Buol untuk mencari seorang nelayan yang hilang sejak turun melaut di perairan itu pada Senin (15/6/2020) lalu.

“Kami turunkan tim dari Pos SAR Kabupaten Tolitoli berjumlah lima personel yang berjarak lebih dekat ke Buol,” kata Kepala Basarnas Palu, Basrano, Rabu (24/6/2020).

Basrano menuturkan, saat ini tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian sejak pukul 07.00 Wita dengan luas area operasi sekitar 10,68 mil menggunakan satu unit perahu karet dan sejumlah perahu milik nelayan setempat.

Ditambahkan, tim SAR yang diturunkan dibantu personel Polsek Paleleh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol serta sejumlah masyarakat.

“Kami berharap korban bisa segera ditemukan. Mudah-mudahan semua dalam keadaan baik-baik saja," kata Basrano.

Dia menjelaskan, berdasakan informasi yang diterima, nelayan yang hilang itu bernama Salman Abdullah (36) warga Desa Bakamong. Sebelumnya korban berpamitan pada istri dan keluarganya untuk turun melaut pada Senin (15/6/2020) di perairan Paleleh, Kabupaten Buol.

Hingga Selasa (23/6/2020) sekitar pukul 06.30 Wita, korban masih terlihat oleh rekan sesama nelayan di perairan Paleleh dengan posisi sedang berada di atas perahu dan menuju ke arah barat.

Namun selang beberapa waktu kemudian, sesama rekan nelayan lain yang juga warga Desa Bakamong, menemukan perahu korban di perairan Tanjung Tamiyan tanpa keberadaan korban. Pada saat itu juga keluarga korban langsug dihubungi dan bersama-sama melakukan pencarian.  

 



Sumber: BeritaSatu.com