KPK Ingatkan Direktur PT HTK Hadiri Pemeriksaan Sebagai Tersangka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Ingatkan Direktur PT HTK Hadiri Pemeriksaan Sebagai Tersangka

Rabu, 24 Juni 2020 | 21:47 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK), Taufik Agustono memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap kerja sama pengerjaan pengangkutan atau sewa kapal untuk distribusi pupuk antara PT HTK dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG). Peringatan itu disampaikan KPK lantaran Taufik tidak memenuhi panggilan penyidik pada Selasa, 23 Juni 2020 dengan alasan sakit. Atas ketidakhadiran tersebut, penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan Taufik pada Jumat (26/6/2020).

"KPK mengingatkan tersangka TAG (Taufik Agustono) agar dapat hadir memenuhi pemeriksaan tanggal 26 Juni 2020," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (24/6/2020).

Ali mengatakan, jadwal ulang pemeriksaan pada 26 Juni 2020 merupakan permintaan Taufik sendiri. Dalam surat yang disampaikan atas ketidakhadirannya pada Selasa lalu, Taufik berjanji akan hadir dalam pemeriksaan berikutnya.

"Yang bersangkutan meminta kepada Penyidik KPK untuk dilakukan penjadwalan ulang pada hari Jumat tanggal 26 Juni 2020 sebagaimana surat yang disampaikan oleh yang bersangkutan melalui tim penasihat hukumnya," katanya.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam perkara ini. Keempatnya yakni, mantan anggota DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso; orang kepercayaan Bowo, Indung; serts Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti‎; serta Taufik Agustono.

Sengkarut kasus suap ini bermula dari diputusnya kontrak kerja sama antara PT HTK dengan PT Kopindo Cipta Sejahtera (KCS) yang merupakan cucu perusahaan PT Petrokimia Gresik pada 2015 setelah berdirinya PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) yang menjadi perusahaan induk BUMN pupuk. Dalam surat tuntutan terhadap mantan anggota Komisi VI DPR, Bowo Sidik Pangarso, setelah pemutusan kontrak antara PT HTK dan PT KCS, terjadi pertemuan di kawasan Kebon Sirih pada Jakarta pada 31 Oktober 2017 lalu.

Saat itu, Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi dan Steven Wang selaku pemilik PT Tiga Macan memperkenalkan Asty kepada Bowo Sidik. Asty pun menceritakan kepada Bowo mengenai kontrak PT HTK dan PT KCS yang diputus setelah berdirinya PT PIHC. Pengangkutan amoniak kemudian dialihkan ke anak usaha PT PIHC, yakni PT PILOG.

Dalam pertemuan itu, Asty meminta Bowo mengupayakan agar PT PILOG dapat menggunakan kapal milik PT HTK untuk pengangkutan amoniak. Sementara kapal milik PT PILOG akan dicarikan pasarnya oleh Asty.

Diketahui, penetapan tersangka terhadap Taufik merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat mantan anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso dan anak buahnya Indung serta Marketing Manager PT HTK Asty Winasti.

Majelis Hakim telah menjatuhkan hukuman 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap Bowo Sidik atas perkara suap dan gratifikasi. Anak buah Bowo, Indung divonis Majelis Hakim dengan hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan terhadap Indung. Sementara, Asty divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1,5 tahun pidana penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNN Bengkulu Amankan 12 Kg Ganja dan 5 Tersangka

Penangkapan berawal dari informasi yang diterima BNN Bengkulu, ada seorang dari Pekanbaru akan ke Bengkulu menumpang bus travel membawa narkotika jenis ganja.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Tingkatkan Layanan, PLN Siapkan Aplikasi “New PLN Mobile”

Dengan "New PLN Mobile", pelanggan dapat lebih mudah mendapatkan layanan listrik.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Jumat, Jabar Gelar Rapid Test Acak di Stasiun Bogor dan Bojonggede

Jawa Barat akan menggelar rapid test (tes cepat) kepada sekitar seribu penumpang KRL di Stasiun Kota Bogor dan Stasiun Bojonggede, Jumat (26/6/2020).

NASIONAL | 24 Juni 2020

Memasuki New Normal, Faber Castell Manjakan Konsumen dengan Promo Menarik

Faber Castell juga memberikan alternatif pembelajaran berupa workshop online dengan materi-materi edukatif dan menarik.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Dukung Aktivitas Ekonomi Pasar Tradisional, Bank BRI Bagikan Masker di Pasar

Dukungan diwujudkan dengan ikut aktif dalam Gerakan Pakai Masker yang dibentuk untuk menyalurkan bantuan masker gratis kepada pedagang pasar dan masyarakat.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Dampingi Faldo Maldini, Febby Datuak Bangso: Giliran Anak Muda Bangun Sumbar

Fabby menyebut pasangan ini sebagai duet anak nagari. Mereka ingin kesejahteraan Sumatera Barat lebih merata di nagari dan perkotaan.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polri Telah Petakan Persoalan Kamtibmas 2021

Dampak pandemi Covid-19 terhadap bidang ekonomi dan sosial, turut memengaruhi situasi kamtibmas

NASIONAL | 24 Juni 2020

New Normal Bakal Dongkrak Lagi Kinerja Ekspor Jatim

Kinerja ekspor Jawa Timur diprediksi bakal meningkat lagi pada semester II/2020 seiring diberlakukannya new normal.

NASIONAL | 24 Juni 2020

New Normal, Rutan dan Lapas Kembali Terima Tahanan Titipan Kejaksaan

Sempat dihentikan hampir tiga bulan karena adanya pandemi, Lapas dan Rutan akan kembali terima tahanan titipan dari Kejaksaan.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polri dan Kemkumham Diminta Efektif Gunakan Anggaran

Hinca meminta anggaran digunakan untuk penyelesaian kasus pengguna narkoba, termasuk pengedarnya.

NASIONAL | 24 Juni 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS