Pandemi Covid-19, KPU Jateng Targetkan Partisipasi Pemilih 75 Persen

Pandemi Covid-19, KPU Jateng Targetkan Partisipasi Pemilih 75 Persen
Ilustrasi Pilkada 2020. (Foto: Antara)
Stefi Thenu / JEM Kamis, 25 Juni 2020 | 14:33 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menurunkan target partisipasi pemilih pada Pilkada serentak tahun ini. Hal itu terkait pandemi Covid-19 yang berpotensi mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih.

“Untuk pilkada serentak tahun ini, KPU Provinsi Jawa Tengah menurunkan target partisipasi pemilih menjadi 75 persen, dari sebelumnya 77,5 persen,” ujar Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat, Kamis (25/6/2020).

Pilkada Serentak 2020 akan digelar di 21 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Yulianto, hingga kini situasi pandemi belum bisa diprediksi, sehingga berpotensi menurunnya partisipasi pemilih pada saat pelaksanaan pilkada.

Meski target partisipasi di pilkada serentak ini diturunkan, Yulianto mengaku tetap optimistis pilkada serentak di tengah situasi pandemi ini tetap akan mendapatkan antusiasme dari masyarakat di Jawa Tengah.

“Apalagi, tren partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah selama in relatif berbeda karena lebih memiliki kedekatan emosional antara masyarakat dengan pemimpin daerah,” ujarnya.

Terkait dengan protokol kesehatan, KPU telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan protokol kesehatan dalam tahapan penyelenggaraan pilkada, sambil menunggu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) disahkan. Misalnya protokol kesehatan saat pelaksanaan verifikasi faktual calon perseorangan juga telah menerapkan protokol kesehatan.

KPU melengkapi petugas verifikator dengan masker, face shield dan sarung tangan.

“Mereka mendatangi sejumlah pendukung calon perseorangan. Kalau yang bersangkutan tidak bersedia ditemui, bisa menggunakan video call yang difasilitasi tim kampanye masing- masing,” tegasnya.  



Sumber: BeritaSatu.com