Jokowi Instruksikan Kepala Daerah Buat Kebijakan Berdasarkan Data Ilmiah dan Pakar
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Jokowi Instruksikan Kepala Daerah Buat Kebijakan Berdasarkan Data Ilmiah dan Pakar

Kamis, 25 Juni 2020 | 15:17 WIB
Oleh : Lennny Tristia Tambun / YS

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepala daerah saat membuat kebijakan normal baru harus berdasarkan data ilmiah atau pakar perguruan tinggi.

“Saya titip ini utamanya kepada gubernur, bupati, dan wali kota agar setiap membuat kebijakan selalu merujuk pada data science dan juga saran dari scientist," kata Jokowi saat memberikan pengarahan terkait penanganan Covid-19 melalui video conference di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6/2020).

Bila kepala daerah membuat kebijakan normal baru tanpa melihat data dan saran dari para pakar perguruan tinggi, maka akan sangat membahayakan masyarakat.

“Jangan kita membuat kebijakan, membuat policy, tanpa melihat data tanpa mendengarkan saran dari para pakar. Ini berbahaya. minta masukan dari pakar epidemologi, minta saran dari pakar-pakar perguruan tinggi,” terang Jokowi.

Selain itu, Kepala Negara meminta kepala daerah untuk menyiapkan beberapa rencana dalam menerapkan tatanan normal baru, sehingga bisa terus siap siaga dalam menghadapi situasi yang tidak terduga.

“Saya juga minta agar disiapkan plan A, plan B, plan C-nya agar kita betul-betul terus siaga menghadapi situasi yang tidak terduga,” ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar seluruh kepala daerah serta pemangku kepentingan terus meningkatkan kehati-hatian, karena kasus positif Covid-19 di dunia sudah mendekati angka 10 juta kasus.

“Hati-hati, informasi yang saya terima tadi pagi, dunia sudah mendekati 10 juta kasus positif. Hati-hati. Kita tidak ingin ikut terseret kepada angka-angka yang besar,” papar Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta pemerintah pusat dan daerah serta Gugus Tugas terus siaga dalam menghadapi situasi yang tidak terduga. Ia meminta dilakukan perhitungan yang tepat agar dapat disiapkan antisipas yang tepat dan akurat.

“Kalkulasi semuanya, hitung semuanya, siapkan antisipasi semuanya, baik yang namanya RS Darurat, kebutuhan SDM, kebutuhan tempat tidur untuk isolasi, baik di RS Darurat lapangan maupun RS rujukan, betul-betul disiapkan,” jelas Jokowi.

Jokowi menegaskan, dirinya akan terus memantau perkembangan di Provinsi Jawa Timur. Ia berharap dalam dua pekan ada penurunan kasus Covid-19 yang signifikan di Jawa Timur.

"Saya akan memantau terus mengikuti dan juga melihat data-data yang ada di Provinsi Jawa Timur dan kita harapkan dalam 2 minggu ini betul-betul ada penurunan yang signifikan baik RW, baik RT semuanya. Kita harapkan bisa turun sehingga kita bisa masuk ke sebuah tatanan normal baru dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tanpa Surat Lolos Sensor, KPI Pertanyakan Alasan Gandeng Netfix

"Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian terkait standar tersebut yaitu sensitivitas terkait isu SARA, muatan kekerasan, dan batasan tampilan seksualitas."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jokowi: Manajemen Krisis Kesehatan dan Ekonomi Harus Seimbang

“Oleh sebab itu, dalam mengelola manajemen krisis ini, rem dan gas ini harus betul-betul seimbang,” kata Jokowi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

KPU dan Bawaslu Ajukan Tambahan Anggaran ke DPR

KPU mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 696,6 miliar dan Bawaslu mengajukan perubahan anggaran sebesar Rp 699 miliar.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Kepala BKN: Banyak Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi Covid-19

Ke depan diperlukan evaluasi kembali jabatan yang dibutuhkan dan tidak.

NASIONAL | 25 Juni 2020

70% Warga Jatim Tak Pakai Masker

Jokowi juga mengajak semua tokoh agama dan masyarakat di Jawa Timur untuk mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Harimau Sumatera Tewas Diduga Akibat Diracun

Konflik masyarakat dengan harimau di Desa Rantau Panjang, sudah terjadi selama bertahun - tahun.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Putusan soal Siaran FTA Tanpa Izin Dinilai Beri Kepastian Hukum

"Setiap putusan yang mencerminkan hadirnya kepastian hukum dan keadilan bagi yang berhak selalu pantas untuk disyukuri."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Divonis 12 Tahun Penjara, Penusuk Wiranto Tak Ajukan Banding

Abu Rara langsung menerima vonis 12 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (25/6/2020).

NASIONAL | 25 Juni 2020

Pedagang Pasar Tradisional Palu Jalani Rapid Test Covid-19

Sebanyak 40 warga menjalani rapid test dengan hasil negatif.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Polri: Teroris Kalimantan Tiga Kali Latihan Perang

"Rahman telah mengikuti idad (latihan para militer) sebanyak tiga kali bersama dengan Tahliz dan sembilan orang lainnya."

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS