Kemag Ingin Kenaikan Anggaran Menjadi Rp 70,5 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemag Ingin Kenaikan Anggaran Menjadi Rp 70,5 Triliun

Kamis, 25 Juni 2020 | 16:05 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Agama (Kemag) mengajukan penambahan anggaran sekitar Rp 3,8 triliun dari total pagu indikatif yang disediakan Kementerian Keuangan. Sehingga total ajuan Kemag adalah sekitar Rp 70,5 triliun untuk dimasukkan ke rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2021. Kementerian itupun berharap DPR bisa menyetujui ajuan anggaran tersebut.

Dalam rapat dengan Komisi VIII DPR, Kamis (25/6/2020), Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan bahwa pagu indikatif yang diberikan Kementerian Keuangan untuk tahun anggaran 2021 adalah sekitar Rp 66,67 triliun, atau naik Rp 1,6 triliun dari anggaran tahun 2020 yang besarnya Rp 65,06 triliun.

"Meskipun demikian, pagu indikatif 2021 belum sepenuhnya mengakomodasi Kementerian Agama," kata Fachrul.

Pagu indikatif itu sendiri akan didanai dari Rupiah murni sebesar Rp 58,8 triliun; penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp 1,82 triliun; dari Badan Layanan umum sekitar Rp 2 triliun; dan dari pinjaman luar negeri sebesar Rp 660,36 miliar. Kemudian dari surat berharga syariah negara sebesar Rp 3,34 triliun, dan Rupiah murni pendamping Rp 18,43 miliar.

Pagu indikatif tahun 2021 itu akan digunakan Kemag untuk membiayai program dan kegiatan yang tercakup dalam dua fungsinya. Yakni fungsi agama dan fungsi pendidikan. Fungsi agama mendapatkan pagu indikatif Rp 11,07 triliun, dan fungsi pendidikan sebesar Rp 55,59 triliun.

"Berdasar surat Menteri Agama pada 20 Juni 2020, kami mengajukan usulan penyesuaian dan tambahan anggaran sebesar Rp 3,8 triliun, sehingga anggaran Kementerian Agama akan menjadi Rp 70,51 triliun," kata Fachrul.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komisi VI Pertanyakan Tunggakan Utang Pemerintah Rp 45 Triliun ke PLN

Utang itu merupakan kompensasi tarif selama dua tahun karena tidak ada kenaikan listrik. Pada 2018 mencapai Rp 23,17 triliun, dan pada 2019 Rp 22,25 triliun.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Survei SMRC: Mayoritas Setuju Kebijakan Transisi Menuju Normal Baru

Sebanyak 80 persen setuju dengan pemerintah yang memulai kebijakan transisi menuju kehidupan normal baru, walaupun kasus penularan Covid-19 belum menurun.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Tjahjo: Penerapan Manajemen Talenta ASN Dinilai Penting

Pemerintah kini harus mengembangkan sistem kerja yang fleksibel. ASN bisa bekerja paruh waktu, pilihan waktu, dan tempat.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Birokrasi Kelas Dunia Sulit Terwujud Tanpa ASN Unggul

"Pada 2024 pemerintah ingin birokrasi kelas dunia, tapi itu tidak akan terwujud kalau ASN tidak unggul, tidak cerdas, punya inovasi, dan lain-lain."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Aturan Pelaksanaan Normal Baru Harus Jelas dan Terpadu

"Transisi normal baru saat pandemi, yang terpenting adalah pencegahan Covid-19 yaitu protokol kesehatan harus diperkuat."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jokowi Instruksikan Kepala Daerah Buat Kebijakan Berdasarkan Data Ilmiah dan Pakar

“Jangan kita membuat kebijakan, membuat policy, tanpa melihat data tanpa mendengarkan saran dari para pakar. Ini berbahaya."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Tanpa Surat Lolos Sensor, KPI Pertanyakan Alasan Gandeng Netfix

"Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian terkait standar tersebut yaitu sensitivitas terkait isu SARA, muatan kekerasan, dan batasan tampilan seksualitas."

NASIONAL | 25 Juni 2020

Jokowi: Manajemen Krisis Kesehatan dan Ekonomi Harus Seimbang

“Oleh sebab itu, dalam mengelola manajemen krisis ini, rem dan gas ini harus betul-betul seimbang,” kata Jokowi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

KPU dan Bawaslu Ajukan Tambahan Anggaran ke DPR

KPU mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 696,6 miliar dan Bawaslu mengajukan perubahan anggaran sebesar Rp 699 miliar.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Kepala BKN: Banyak Pekerjaan Hilang Akibat Pandemi Covid-19

Ke depan diperlukan evaluasi kembali jabatan yang dibutuhkan dan tidak.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS