Jenderal Polisi Jadi Pejabat di Luar Polri, Asisten SDM Kapolri: Ada yang Sudah Alih Status

Jenderal Polisi Jadi Pejabat di Luar Polri, Asisten SDM Kapolri: Ada yang Sudah Alih Status
Ilustrasi Pati Polri (Foto: ANTARA FOTO / Reno Esnir)
Farouk Arnaz / RSAT Kamis, 25 Juni 2020 | 16:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri angkat suara soal sejumlah jenderal Polri yang ditunjuk menjadi pejabat di luar struktur Polri, dan yang diangkat menjadi Komisaris di sejumlah BUMN.

Menurut Asisten SDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hemawan memang ada dari mereka itu yang masih aktif, namun ada juga yang telah alih status.

“Ada yang masih aktif dan ada yang (sudah) alih status (menjadi aparatur sipil negara/ASN),” kata Yudi saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (25/6/2020).

Namun mantan Wakapolda Riau ini tidak menjelaskan siapa saja yang masih aktif, dan siapa yang telah alih status. Yang jelas keberadaan sejumlah Pati Polri di luar Polri menjadi sorotan belakangan ini.

Mereka yang jadi komisaris itu adalah Komjen Bambang Sunarwibowo sebagai Komisaris PT Aneka Tambang, Irjen Carlo Brix Tewu sebagai Komisaris di Bukit Asam, dan Irjen Arman Depari sebagai Komisaris Pelindo 1.

Lalu pejabat Polri di luar struktur yang juga ikut kena sorot adalah Komjen Andap Budhi Revianto yang diangkat menjadi Inspektur Jenderal Kemenkumham, dan Irjen Reinhard Silitonga yang diangkat menjadi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS).

Seseorang di Mabes Polri yang tahu soal ini mengatakan memang tidak ada larangan bagi seorang anggota Polri aktif yang ingin memiliki saham, menjadi direksi, ataupun jadi dewan komisaris di suatu perusahaan legal.

Hal itu di perbolehkan tanpa yang bersangkutan perlu mengundurkan diri. Itu sepanjang tidak mengganggu tugasnya dan mendapat izin atasannya secara langsung.



Sumber: BeritaSatu.com