Sandiaga Uno: Teknopreneur Perlu Libatkan Generasi Muda

Sandiaga Uno: Teknopreneur Perlu Libatkan Generasi Muda
Sandiaga Uno. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Carlos Roy Fajarta / BW Jumat, 26 Juni 2020 | 08:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengusaha Sandiaga Uno mengajak generasi muda Indonesia untuk mengembangkan teknopreneur sehingga dapat menciptakan peluang usaha di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19).

Hal tersebut disampaikan saat saat web seminar Inotek Foundation bertajuk Seribu Teknopreneur, Seribu Pekerjaan, Kamis (25/6/2020).

"Pengembangan teknologi industri di Indonesia yang menjadi mimpi almarhum BJ Habibie perlu terus diperjuangkan. Apalagi peluang kerja sama antara pemerintah dengan Korea Selatan sudah terjalin setahun terakhir," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2020).

Dengan kerja sama tersebut diharapkan teknologi clean energy atau energi terbarukan dapat dikembangkan di Indonesia dan bisa memacu geliat teknopreneur dan industri otomotif nasional ke depan.

"Sehingga tercipta peluang dan lapangan pekerjaan yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan UMKM," kata Sandiaga Uno.

"Milenial akan menjadi fokus utama teknopreneur ada dua target yang harus dicapai para teknopreneur, antara lain bekerja dengan kaum milenial, apalagi 50 persen lebih pelaku industri di Indonesia berusia di bawah 35 tahun," tambah Sandiaga Uno

Putra BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie dalam web seminar tersebut menyampaikan Indonesia harus belajar dari negara lainnya dalam hal pengembangan teknologi. Salah satu contohnya yakni Korea Selatan yang memiliki tingkat pendapatan domestik bruto (PDB) terbesar di dunia.

"PDB di Korea Selatan bisa besar karena mereka berinvestasi di bidang penelitian dan teknologi, saya berharap kita bisa banyak belajar dalam pengembangan industri teknologi dengan mereka," kata Ilham Akbar Habibie.

CEO Hyundai Motor Asia Pasific Head Quarter Lee Kang Hyun menyampaikan, Presiden ketiga Indonesia BJ Habibie merupakan sosok inovatif di bidang teknologi.

"Kami mempelajari beliau sebagai simbol inovator, kami bisa mengikuti arahan dan kata-kata beliau hingga seperti sekarang ini," ujar Lee Kang Hyun dalam webminar tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com