Interpelasi Ditunda, Mahasiswa Lemparkan Tomat Busuk ke Gedung DPRD Banten
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Interpelasi Ditunda, Mahasiswa Lemparkan Tomat Busuk ke Gedung DPRD Banten

Jumat, 26 Juni 2020 | 20:59 WIB
Oleh : Laurens Dami / JAS

Serang, Beritasatu.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang melakukan aksi membawa keranda mayat dan melemparkan tomat busuk ke Gedung DPRD Provinsi Banten.

Aksi tersebut dipicu oleh perasaan kecewa atas ditundanya pengajuan hak interpelasi kepada Gubernur Banten Wahidin Halim terkait pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dari Bank Banten ke Bank Jabar dan Banten (BJB).

Koordinator aksi Muhamad Soleh, di depan Gedung DPRD Banten, Jumat (26/6/2020) menegaskan, keranda mayat dan aksi melemparkan tomat busuk merupakan simbol matinya dan busuknya kinerja DPRD Provinsi Banten, lantaran tidak melanjutkan interpelasi kepada Gubernur Banten Wahidin Halim terkait merger Bank Banten dan pemindahan RKUD.

“Yang kami bawa hari ini bisa diartikan sebagai matinya keberanian DPRD Banten karena tidak mau melanjutkan interpelasi kepada Gubenur Banten," tegas Soleh.

Mahasiswa juga menuding ditundanya hak interpelasi karena anggota DPRD Banten telah menerima beras yang disalurkan oleh forum Corporate Social Responsibility (CSR) dari BJB. Beras CSR tersebut diduga menjadi kunci bungkamnya anggota DPRD Provinsi Banten yang berujung pada keputusan menunda interpelasi.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang Faisal Dudayef Payumi Padma mengatakan dirinya kecewa atas sikap para anggota DPRD yang kendor dalam menggunakan hak interpelasi.

"Saya kecewa atas ditundanya interpelasi kepada Gubernur Banten. Apa karena beras CSR dari BJB sehingga dewan enggan melanjutkan interpelasi?" ujarnya.

Faisal menegaskan, interpelasi menjadi momen bagi Gubenur Banten untuk menjelaskan kepada masyarakat melalui para anggota DPRD terkait pemindahan RKUD dan rencana merger Bank Banten dengan BJB di tengah pandemi Covid-19.

Sementara Ketua Umum Korps HMI-Wati (Kohati) HMI cabang Serang Iis Solihat meminta kepada anggota legislatif Banten agar mampu bersikap tegas dan menjaga komitmennya dalam menjalankan fungsinya sebagai legislator.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu (legislatif-Red) harus mampu menjaga komitmennya dalam menjalankan fungsinya, salah satunya pengawasan,” tegas Iis

Belum Terima Laporan

Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Banten, Gembong R Sumedi menilai Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar mengabaikan permintaan komisinya terkait laporan progres langkah penyehatan dan penyelamatan Bank Banten.

“Pemprov Banten berjanji akan melaporkan progres penyehatan Bank Banten hari demi hari. Namun sampai saat ini, kami belum menerima laporan dari Pemprov Banten,” tegasnya.

Gembong mengatakan, batas waktu yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk Pemprov Banten melakukan penyehatan Bank Banten hingga 21 Juli 2020 mendatang.

Gembong mengingatkan Sekda Banten untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan memberikan laporan kepada Komisi III DPRD Banten.

“Saya perlu mengingatkan ke Sekda Banten. Ini waktu sebulan ini adalah golden time (waktu emas). Kalau ini diabaikan, wasalam. Aset Bank Banten hilang termasuk dana kas daerah (kasda) sebesar Rp1,9 triliun,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Banten, Barhum HS meminta Pemprov Banten sebelum batas waktu yang ditentukan oleh OJK agar bsia menyerahkan dokumen resmi.

“Jadi sebelum tanggal 21 Juli, harapan kami Pemprov Banten sudah menyampaikan draf proposal ke OJK terkait skema penyelamatan dan penyehatan Bank Banten. Kita juga berharap OJK mengeluarkan surat sehingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bisa mengucurkan kasda yang selama ini terkunci,” ujar Barhum.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Polda Riau Canangkan “Jaga Kampung” Antisipasi Kelangkaan Pangan

Tujuan Polda Riau mencangkan program Jaga Kampung, ada tiga hal yakni untuk menguatkan kampung, menyehatkan masyarakatnya, dan cukup pangannya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Tim Hukum PDIP Resmi Laporkan Pembakaran Bendera ke Polda Metro

PDIP resmi melaporkan pembakaran bendera partai ke Polda Metro Jaya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Percepat Penanganan Covid-19, Jateng Gelar 51.000 Tes PCR dan 80.000 Rapid Test

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengebut proses tracing wabah Covid-19 dengan cara pengecekan massal.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Cegat Ambulans, Massa Bawa Paksa Jenazah Positif Covid-19

Massa mencegah ambulans pembawa jenazah positif Covid-19 di Kota Ambon, Jumat (26/6/2020).

NASIONAL | 26 Juni 2020

Mendagri: Koordinasi Antar Wilayah Kunci Keberhasilan Lawan Covid-19

Koordinasi yang kuat dan bagus menjadi salah satu kunci untuk menekan dan menanggulangi penyebaran virus corona.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kempora Salurkan APD ke RSGM Universitas Moestopo

Bantuan ini terdiri dari masing-masing seratus baju hazmat, set face shield dan paket kesehatan berisi masker, vitamin, sabun dan sanitizer.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Suap Eks Kalapas Sukamiskin, Bos PT Gloria Karsa Abadi Segera Diadili

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, berkas penyidikan Rahadian Azhar telah dinyatakan lengkap atau P21.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Percepat Penanganan Covid-19, Jambi Operasikan Laboratorium Swab

Laboratorium pengujian swab Covid-19 Jambi yang berada di bawah BPOM Jambi akan beroperasi mulai Senin, 29 Juni 2020.

NASIONAL | 26 Juni 2020

FWD Life dan SOS Children’s Villages Indonesia Berkolaborasi untuk Berbagi

FWD Life dan SOS Children’s Villages Indonesia berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 95 juta.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Proteksi Covid-19, KKP Beri APD Lengkap Pada Petugas Patroli Pengawas Perikanan

Pemberian perlengkapan APD lengkap ini dikarenakan para petugas kapal patroli pengawasan perikanan sering berinteraksi

NASIONAL | 26 Juni 2020


TAG POPULER

# IHSG


# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Bendungan Sukamahi


# Akidi Tio


# Greysia Polii



TERKINI

UEA Akan Cabut Larangan Penerbangan Transit dari India dan Pakistan

DUNIA | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS