Dampak Covid-19 , Warga Miskin di Seluma Bertambah 5.030 Keluarga

Dampak Covid-19 , Warga Miskin di Seluma Bertambah 5.030 Keluarga
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Antara)
Usmin / CAH Jumat, 26 Juni 2020 | 23:55 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Wabah virus corona atau Covid-19 yang melanda Kabupaten Seluma, Bengkulu, menyebabkan warga miskin di daerah ini bertambah sebanyak 5.030 kepala keluarga (KK). Bupati Seluma, Bundta Jaya di Bengkulu mengatakan tidak membantah jumlah warga miskin di daerah yang dipimpinnya bertambah akibat dampak dari wabah virus corona melanda daerah ini.

"Data di Dinsos Seluma menyebutkan ada penambahan sebanyak 5.030 KK warga miskin baru akibat dampak dari wabah virus corona melanda daerah tersebut," ujarnya di Bengkulu, Jumat (27/6),

Penambahan warga miskin baru sebanyak 5.030 keluarga berdasarkan laporan dari setiap desa yang ada di Seluma. Laporan tersebut disampaikan ke Dinas Sosial tersebut, untuk mengusulkan warga miskin baru diberikan bantuan sosial (bansos) baik dari Pemkab Seluma maupun Kementerian Sosial (Kemsos).

Nanun, usulan tersebut belum dapat diakomondir oleh Dinsos Seluma karena anggaran bansos di APBD tidak tersedia lagi. Demikian pula usulan untuk mendapat dana bantuan sosial langsung (BST) baru dapat diusulkan pada 2021 mendatang.

Sebab, warga penerima BLT di Kabupaten Seluma sudah terdaftar di Kemsos sehingga baru bisa mengusulkan kembali pada tahun 2021 mendatang.

Untuk itu, dia minta warga kurang mampu di Seluma yang belum mendapat bansos baik BLT, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) agar bersabar karena bansos akan diusulkan pada tahun 2020.

Meski demikian, kata Bupati Seluma pihaknya tidak bisa n menjamin seluruh warga miskin akan mendapat bansos pada 2021 baik bersumber dari APBD maupun APBN dari Kemsos.

"Yang jelas, seluruh warga miskin di Seluma akan kita usulkan ke Kemsos agar diberikan bansos pada tahun 2921 mendatang, sehingga dapat mengurangi beban ekonomi keluarga yang mereka rasakan," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Seluma melalui Dinsos setempat akan melakukan evaluasi kepada warga miskin yang sudah menerima BST, PKH dan BPNT selama ini.

"Jika dari hasil evaluasi ternyata mereka tidak miskin lagi, maka jatah mereka akan dialihkan ke warga miskin lain yang belum pernah mendapatkan bansos baik dari Pemkab Seluma maupun Kemsos," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinsos Seluma jumlah penerima dana BST dari Kemsos tercatat sebanyak 14.854 keluarga, tersebar di sejumlah kecamatan yang ada di kabupaten pemekaran dari Bengkulu Selatan.

Warga miskin tersebut, telah mencairkan dana BST untuk jatah bulan April dan Mei 2020 sebesar Rp 600.000 per bulan. Demikian juga warga penerima BST dari dana desa (DD) yang nilainya sama sebesar Rp 600.000 selama 3 bulan.

 



Sumber: BeritaSatu.com