Syarief Hasan: BPIP Cukup Diatur Perpres

Syarief Hasan: BPIP Cukup Diatur Perpres
Syarief Hasan (kanan) bersama istrinya, Inggrid Kansil. (Foto: Istimewa)
Carlos KY Paath / FER Minggu, 28 Juni 2020 | 18:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan menegaskan, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) cukup diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 7/2018. Menurut politikus Partai Demokrat tersebut, tidak perlu ada undang-undang (UU) khusus tentang BPIP.

Baca Juga: RUU HIP Dinilai Harus Dirombak Total

"Mereka (kelompok tertentu) membuka ruang kepada BPIP akan diangkat menjadi dilindungi undang-undang. Mereka mengatakan, kalau dengan perpres, itu tidak kuat, sehingga menginginkan BPIP dipayungi undang-undang," kata Syarief.

Syarief menjelaskan tidak tertutup peluang BPIP disamakan dengan DPR dalam menyosialisasikan Pancasila. "Saya melihat ternyata ini ada satu konspirasi tertentu karena dari pengalaman sebelumnya peran BPIP itu sebenarnya tidak perlu diatur di undang-undang tetapi cukup melalui perpres," kata Syarief.

Syarief pun menyebut, "Dengan demikian, kami melihat mereka ingin berikan BPIP menjadi satu lembaga yang ingin sama-sama dengan DPR untuk melakukan sosialisasi Pancasila."

Baca Juga: RUU HIP Dinilai Cukup Atur Dua Hal

Syarief menegaskan partainya tetap meminta Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Hal itu disebut sesuai arahan Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono serta Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono.

"Saya tetap berkeinginan sesuai arahan dari ketum dan seperti yang diterangkan ketua fraksi bahwa Partai Demokrat menginginkan agar RUU HIP di-drop dari Prolegnas 2020. Bukan ditunda, tapi diberhentikan," tegas Syarief.

Syarief mengajak seluruh komponen bangsa hidup dengan satu kesatuan dengan falsafah Pancasila yang sudah final. "Insyaallah dengan Pancasila, kita bisa hadapi tantangan baik tantangan internal maupun luar," demikian Syarief.



Sumber: BeritaSatu.com