Lewat Seri Webinar, Kemendikbud Persiapkan Guru Hadapi Pandemi

Lewat Seri Webinar, Kemendikbud Persiapkan Guru Hadapi Pandemi
Seri Webinar Guru Belajar: Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen GTK Kemendikbud). (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 29 Juni 2020 | 18:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - ​Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) telah meluncurkan Seri Webinar Guru Belajar dengan tema "Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi".

Menurut Sekretaris Ditjen GTK Nunuk Suryani, seri webinar ini ditujukan untuk mempersiapkan sektor pendidikan menghadapi tahun ajaran 2020/2021 di tengah mewabahnya virus ​corona​.

“Memasuki tahun ajaran baru, kita harus bersiap untuk menyiapkan seluruh kondisi sebaik mungkin, sehingga kita siap mendampingi seluruh peserta didik kita menyambut tahun ajaran baru yang akan datang,” ungkap Nunuk pada peluncuran webinar tersebut, Senin (29/6/2020).

Baca juga:Pembukaan Sekolah di Zona Hijau Wajib Penuhi Persyaratan Ini

Pemerintah telah mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri terkait penyelenggaraan tahun ajaran 2020/2021. SKB ini membahas petunjuk, larangan dan tata cara menyelenggarakan pembelajaran termasuk kriteria yang harus dipenuhi untuk kegiatan tatap muka.

Untuk itu, lanjut Nunuk, Ditjen GTK memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi, berbagi, dan bergotong royong untuk memenuhi kebutuhan insan pendidikan terkait penyelenggaraan tahun ajaran baru. Apabila seri pertama belum berhasil menjawab kebutuhan tersebut, GTK akan terus meluncurkan seri-seri berikutnya.

Dirjen GTK Kemdikbud Iwan Syahril menyatakan seri webinar ini bertujuan untuk mengatasi tantangan pendidikan akibat pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan, berdasarkan data, lebih dari 1,3 miliar murid di dunia terpaksa harus belajar dari rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus ​corona​.

“Tujuan inti dari Seri Webinar Guru Belajar adalah untuk menghimpun seluruh energi positif dalam merespon tantangan-tantangan saat ini. Sehingga, kita semua merasa berdaya kemudian kita mau memberdayakan yang lainnya,” jelas Iwan.

Menurut Iwan, ada tiga kata kunci untuk menjawab tantangan pendidikan ini yakni belajar dan berbagi, gotong royong dan fokus pada murid.

Belajar dan berbagi, lanjutnya, adalah satu kata yang saling berkaitan. Sebab, kita harus banyak belajar dan saling berbagi apa yang kita miliki kepada yang lain.

Sedangkan, penekanan pada semangat gotong royong ini telah diajarkan oleh para leluhur bangsa untuk saling membantu dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

“Di kondisi saat ini, kita harus fokus pada murid. Apa yang kita lakukan dari program, kebijakan sampai di lapangan tujuannya adalah mengatasi masalah belajar yang dihadapi oleh murid,” pungkas Iwan.

Pembelajaran yang berpusat pada murid ini juga selaras dengan konsep Merdeka Belajar.

Diketahui, Seri Webinar Guru Belajar akan diselenggarakan selama satu bulan ke depan. Kegiatan ini akan menghadirkan narasumber dari kalangan guru, akademisi, praktisi, unsur pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Tak hanya guru, webinar ini juga ditujukan bagi kepala sekolah, pengawas sekolah, widyaiswara, orang tua dan insan pendidikan.

Beberapa tema yang akan dibahas meliputi kiat-kiat modifikasi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), serta penggunaan teknologi pembelajaran daring.



Sumber: BeritaSatu.com