Rusuh Bansos Tunai, Dua Mobil Dibakar di Mandailing Natal
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rusuh Bansos Tunai, Dua Mobil Dibakar di Mandailing Natal

Senin, 29 Juni 2020 | 22:22 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / YUD

Mandailing Natal, Beritasatu.com - Dua unit mobil dan sejumlah sepeda motor dibakar dalam aksi kerusuhan menuntut pembagian dana bantuan sosial tunai oleh warga Desa Hutapuli, Kecamatan Penyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut), Senin (29/6/2020) sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Beritasatu.com, dua unit mobil yang dibakar itu, salah satunya merupakan milik Wakapolres Madailing Natal dan satu unit lagi milik warga sipil. Salah satu sepedamotor yang dibakar milik wartawan yang meliput saat kejadian kerusuhan tersebut.

Kerusuhan ini berawal dari pembagian BST sebesar Rp 600 ribu yang disalurkan melalui pemerintahan desa di Desa Hutapuli. Warga menuding kepala desa bernama Hanafi Nasution tidak berlaku adil dalam menyalurkan dana bantuan pemerintah terhadap masyarakat di sana.

Masyarakat merasa tidak terima karena hanya sekitar 70 orang kepala keluarga (KK) yang menerima bantuan dari pemerintah pusat tersebut. Mereka kemudian melayangkan protes dengan menuduh kepala desa tidak transparan dalam mendaftarkan warga sebagai penerima bantuan itu.

Masyarakat kemudian melakukan aksi demonstrasi. Aksi ini berlangsung hampir setiap hari selama dua pekan terakhir. Merasa tidak puas, warga dengan jumlah ratusan orang memblokir jalan lintas sumatera (Jalinsum) di desa tersebut. Polisi kemudian turun menetralisir keadaan.

Pada hari Senin sekitar pukul 10.00 WIB, ratusan warga kembali turun ke jalanan. Mereka mendesak pemerintah kabupaten melalui camat supaya mencopot kepala desa. Selain itu, massa juga menuntut kepala desa supaya mundur dari jabatannya.

Saat melakukan demo, warga membakar ban bekas. Sampai siang hari, demo itu masih berlangsung aman. Awalnya, polisi yang melakukan pengamanan berhasil menenangkan warga.

Sore harinya, aksi demo itu kemudian berlanjut. Bahkan, massa semakin melampiaskan kemarahannya meski petugas sudah melepaskan tembakan peringatan. Massa melempari petugas dengan batu.

Sejumlah kendaraan yang diparkir tidak jauh dari lokasi demo pun turut menjadi sasaran. Massa melakukan perusakan kendaraan dan membakarnya.

Kapolres Madina, AKBP Horas Silalahi menyampaikan, situasi kericuhan saat demo warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan Utara, sudah dapat dikendalikan. Polisi masih melakukan pengamanan meski petugas sudah dapat menetralisir keadaan.

"Memang benar ada sejumlah kendaraan pribadi maupun sepeda motor yang dibakar, salah satunya milik Wakapolres. Untuk sementara, kita menetralisir keadaan di lokasi kejadian. Aksi demo warga ini diduga berkaitan dengan tuntutan supaya kepala desa mundur," sebutnya.

Beredar kabar, Kepala Desa Hutapuli, Hanafi Nasution mengundurkan diri setelah demo massa tersebut. Menurut Camat Siabu Madina, Ali Siabu, pengunduran diri tersebut atas kejadian tudingan masyarakat bahwa penerima BLT tidak tepat sasaran, yang akhirnya masyarakat mengambil tindakan pemblokiran jalan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tiga Kondisi Darurat Tengah Dialami Masyarakat Papua Saat Ini

Masih banyak masyarakat Papua yang merasa Covid-19 bukan ancaman, karena merasa kuat.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Laporkan Kepala Disdik DKI ke Ombudsman, Forum Orang Tua Murid Tuntut PPDB Diulang

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dilaporkan ke Ombudsman RI karena diduga melakukan malaadministrasi dalam penyelenggaraan PPDB.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Mahfud MD Pastikan Penanggulangan Covid-19 Berjalan dengan Baik

Mahfud MD memastikan bahwa kebijakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 telah terlaksana secara baik.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Asosiasi Tekstil Apresiasi Jaksa Agung Tetapkan Tersangka Penyelundupan

Asosiasi Pertekstilan Indonesia memberikan apresiasi terhadap upaya Jaksa Agung membongkar skandal penyelundupan tekstil.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Gerindra Dorong Subsidi Kuota Internet untuk Pelajar

Partai Gerindra mendorong pemerintah memberikan subsidi kuota internet kepada para pelajar, mahasiswa, dan santri untuk mendukung belajar mengajar daring.

NASIONAL | 29 Juni 2020

BKSDA Bengkulu Siap Antisapasi Kebakaran Hutan dan Lahan

BKSDA Bengkulu, siap mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan hutan di daerah ini, memasuki musim ke kemarau.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Ini Kata Menpora Terkait Status Stadion Piala Dunia U-20

Menpora Zainudin Amali menyatakan status venue Piala Dunia U-20 2021 masih menunggu kepastian dari pihak FIFA.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Lambannya Pencairan Anggaran Kesehatan Covid-19, Komisi IX Dukung Sikap Presiden

PAN memuji sikap Presiden Jokowi yang berani membuka permasalahan rendahnya penyerapan anggaran ke hadapan publik.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Kemarahan Jokowi Sinyal Kuat Adanya Perombakan Kabinet

Saat ini penggantian kabinet memang diperlukan. Sebab misi pemerintah telah berubah dan konteks makro sosial-ekonomi nasional dan global telah berubah.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Penyerang Mapolres OKI Diduga Menganut Ajaran Tertentu

Polisi masih mengembangkan motif penyerangan mapolres yang terjadi pada Minggu (28/6/2020) dini hari.

NASIONAL | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS