Pengamat: Ada Tiga Pos Kementerian yang Patut Diganti
INDEX

BISNIS-27 541.037 (0)   |   COMPOSITE 6389.83 (0)   |   DBX 1207.48 (0)   |   I-GRADE 186.044 (0)   |   IDX30 536.499 (0)   |   IDX80 144.214 (0)   |   IDXBUMN20 435.358 (0)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.988 (0)   |   IDXHIDIV20 471.745 (0)   |   IDXQ30 152.642 (0)   |   IDXSMC-COM 293.915 (0)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (0)   |   IDXV30 148.997 (0)   |   INFOBANK15 1075.9 (0)   |   Investor33 460.647 (0)   |   ISSI 189.211 (0)   |   JII 668.85 (0)   |   JII70 234.095 (0)   |   KOMPAS100 1287.09 (0)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1767.88 (0)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 338.558 (0)   |   SMInfra18 329.085 (0)   |   SRI-KEHATI 393.501 (0)   |  

Pengamat: Ada Tiga Pos Kementerian yang Patut Diganti

Selasa, 30 Juni 2020 | 10:05 WIB
Oleh : Robertus Wardi / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Lingkar Masyarakat Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai, ada tiga pos kementerian yang patut dicermati dalam rencana pergantian kabinet. Pertama, pos kementerian ekonomi.

"Ada ketidakpuasan cukup dalam dari Presiden pada kinerja ekonomi kita selama tiga bulan terakhir dan kemampuan mereka menjawab tantangan resesi dunia," kata Ray di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Ia menjelaskan, pos kedua, kementerian yang layak diganti adalah berhubungan langsung dengan penanganan Covid-19. Pos yang masuk dalam sektor ini adalah Menteri Kesehatan dan Menteri Sosial.

Sementara pos ketiga adalah kementerian yang berhubungan dengan penegakan hukum.

"Tiga pos ini kemungkinan akan jadi bidikan untuk di-reshuffle oleh presiden. Kita cermati dalam dua atau tiga bulan ke depan. Selalu ada arah angin berbalik," ujar Ray.

Dia melihat adanya peringatan Presiden Jokowi untuk melakukan reshuffle bukanlah sesuatu yang tergesa-gesa. Di periode pertama, Jokowi juga melakukan reshuffle setelah satu tahun masa bakti preiode pertamanya. Dengan melihat pengalaman tersebut, ada kemungkinan reshuffle akan dilakukan setelah satu tahun masa periode kedua.

"Oktober 2020 adalah masa satu tahun priode itu. Jadi, besar kemungkinan reshuffle-nya akan dilaksanakan sekitar Desember atau awal Januari. Faktor reshuffle-nya bukan saja karena kelambanan kinerja kabinet merespons wabah Covid-19, tapi memang soal kinerja mereka umumnya sejak hari pertama dilantik sebagai menteri," jelas Ray.

Dia juga mengkritik Presiden Jokowi. Menurutnya, lambannya kinerja kabinet tidak bisa melulu dilihat sebagai kegagalan para menteri. Kelambanan juga karena presiden yang selalu menekankan agar tidak membuat gaduh supaya dalam menghadapi Covid-19 tidak memperlihatkan sikap panik. Bahkan, dikesankan sebagai sesuatu yang biasa dan akan dapat dilalui dengan cara biasa yang dimodifikasi.

"Sejak awal Presiden Jokowi menyatakan bahwa Covid-19 telah masuk ke Indonesia, kesan menghadapinya dengan cara biasalah. Itu yang umumnya tertanam dibenak banyak orang, termasuk para menterinya," tutur Ray.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyuap Bupati Bengkalis Dituntut 10 Tahun Penjara

Direktur PT Mitra Bungo Abadi, Makmur alias Aan dituntut dengan hukuman 10 tahun pidana penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Komisi II DPR Undang Sejumlah Pakar Matangkan RUU Pemilu

Pakar yang diundang di antaranya Kacung Marijan, Topo Santoso, Titi Anggraini, Valina Singka, Philips J Vermonte, Din Syamsuddin, Ramlan Surbakti, August Mellaz

NASIONAL | 30 Juni 2020

DPD: Lanjutan Pilkada Harus Utamakan Keselamatan Masyarakat

“Pandemi Covid-19 telah berdampak meningkatnya jumlah korban dan kerugian harta benda. Kemudian meluasnya cakupan wilayah yang terkena bencana."

NASIONAL | 30 Juni 2020

11 WNA Penyerang Polisi Tidak Punya Izin Tinggal

Meski dititipkan kepada pihak imigrasi, proses hukum tetap berjalan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Andreas Nico Dua Kali Kampiun di IOXC Kempora

Andreas Nico berhasil menjadi kampiun dua tahun berturut-turut di IOXC kategori freestyle basket yang digelar oleh Kempora.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Ini Cara Deni TX Majukan Skateboard Indonesia

Pemain skateboard Deni TX kini fokus mengajarkan keahliannya kepada anak muda Indonesia.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Dituntut 6 Tahun Penjara

Jaksa KPK menuntut agar Tubasgus Chaeri Wardana dihukum enam tahun penjara serta denda sebesar Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Pakar: Kapasitas RS Nasional Cukup Memadai untuk Pasien Covid-19

Hanya 20% dari kasus Covid dalam kondisi berat dan harus dirawat di RS. Sedangkan 80% sisanya dilakukan isolasi mandiri baik di rumah atau fasilitas yang ada.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Kemdikbud Fasilitasi Guru Belajar Bersama Selama Sebulan

Kegiatan ini juga menanamkan semangat gotong royong. Para guru saling membantu dengan fokus utama adalah murid.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Perlu Gerakan Seluruh Elemen Bangsa untuk Perangi Narkoba

Potensi kerusakan akibat narkoba terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), makin nyata dan begitu mengkhawatirkan.

NASIONAL | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS