Mantan Dirjen Otda: Pergantian Kabinet Harus Segera Dilakukan
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Mantan Dirjen Otda: Pergantian Kabinet Harus Segera Dilakukan

Selasa, 30 Juni 2020 | 10:10 WIB
Oleh : Robert Wardy / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan pergantian (reshuffle) kabinet.

Hal itu sebagai konsekuensi dari para menteri yang bekerja di bawah standar. Apalagi Presiden Jokowi sendiri sudah marah dengan kinerja para menterinya yang biasa-biasa saja dalam situasi krisis seperti sekarang.

“Kalau anak buah tidak juga berubah, pemimpin harus menindaknya dengan tegas, alias dicopot saja. Bisa dipindah ke tempat lain, yang lebih sesuai kemampuannya. Atau diberhentikan tapi dicarikan jalan penyelamatan, seperti di-Dubes-kan dan di-Dekom-kan. Pilihan terakhir dilepaskan tanpa jabatan dengan risiko mereka akan jadi oposan,” kata Joe, sapaan akrab Djohermansyah di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Ia menanggapi beredarnya video kemarahan Jokowi terhadap para menterinya. Menurut Joe, para pemimpin seperti Jokowi marah lazimnya karena anak buah tidak bekerja dengan baik.

Ancaman Covid-19 yang membahayakan 267 juta jiwa rakyat Indonesia tidak ditangani anak buah dengan tepat, cepat dan seksama.

“Lain yang diminta presiden, lain pula yang dikerjakannya. Lain yang gatal, lain pula yang digaruknya. Atau kalau ada yang dikerjakan, pekerjaan itu jauh dari target dan harapan pimpinan. Atau ketika regulasi sudah jadi, perintah diturunkan berkali-kali, tapi eksekusinya berjalan lamban sekali,” jelas Joe.

Dia melihat kemarahan Jokowi masih pada taraf wajar, terkendali, tidak sampai memaki-maki. Pasalnya, banyak pemimpin di dunia jika marah, dengan gampang melontarkan nama-nama fauna di kebun binatang.

Dia berharap para menteri yang dipilih nanti harus benar-benar berkualitas dan sesuai bidangnya. Jangan menempatkan orang hanya karena balas jasa politik.

“Ke depan, hendaknya hati-hati memilih anak buah. Jangan sampai salah meletakkan orang dalam jabatan. Tukang kayu tidak bakal mungkin bisa menjadi tukang batu yang baik. Jangan pula kita keliru memberi hadiah kursi jabatan tinggi selevel menteri yang bukan jabatan tinggi biasa pada orang yang pernah memberi konstribusi sehingga kita jadi petinggi, padahal dia tidak berisi atau kapasitasnya masih belum mumpuni,” tutur Joe yang saat ini menjadi Guru Besar IPDN.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengamat: Ada Tiga Pos Kementerian yang Patut Diganti

Lambannya kinerja tidak bisa melulu dilihat sebagai kegagalan para menteri. Kelambanan juga karena presiden yang selalu menekankan agar tidak membuat gaduh.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Penyuap Bupati Bengkalis Dituntut 10 Tahun Penjara

Direktur PT Mitra Bungo Abadi, Makmur alias Aan dituntut dengan hukuman 10 tahun pidana penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Komisi II DPR Undang Sejumlah Pakar Matangkan RUU Pemilu

Pakar yang diundang di antaranya Kacung Marijan, Topo Santoso, Titi Anggraini, Valina Singka, Philips J Vermonte, Din Syamsuddin, Ramlan Surbakti, August Mellaz

NASIONAL | 30 Juni 2020

DPD: Lanjutan Pilkada Harus Utamakan Keselamatan Masyarakat

“Pandemi Covid-19 telah berdampak meningkatnya jumlah korban dan kerugian harta benda. Kemudian meluasnya cakupan wilayah yang terkena bencana."

NASIONAL | 30 Juni 2020

11 WNA Penyerang Polisi Tidak Punya Izin Tinggal

Meski dititipkan kepada pihak imigrasi, proses hukum tetap berjalan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Andreas Nico Dua Kali Kampiun di IOXC Kempora

Andreas Nico berhasil menjadi kampiun dua tahun berturut-turut di IOXC kategori freestyle basket yang digelar oleh Kempora.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Ini Cara Deni TX Majukan Skateboard Indonesia

Pemain skateboard Deni TX kini fokus mengajarkan keahliannya kepada anak muda Indonesia.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Dituntut 6 Tahun Penjara

Jaksa KPK menuntut agar Tubasgus Chaeri Wardana dihukum enam tahun penjara serta denda sebesar Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Pakar: Kapasitas RS Nasional Cukup Memadai untuk Pasien Covid-19

Hanya 20% dari kasus Covid dalam kondisi berat dan harus dirawat di RS. Sedangkan 80% sisanya dilakukan isolasi mandiri baik di rumah atau fasilitas yang ada.

NASIONAL | 29 Juni 2020

Kemdikbud Fasilitasi Guru Belajar Bersama Selama Sebulan

Kegiatan ini juga menanamkan semangat gotong royong. Para guru saling membantu dengan fokus utama adalah murid.

NASIONAL | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS