Pesan Jokowi untuk Ganjar: Gunakan Data Science Sebelum Buka New Normal
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Pesan Jokowi untuk Ganjar: Gunakan Data Science Sebelum Buka New Normal

Selasa, 30 Juni 2020 | 14:36 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jawa Tengah, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta jajarannya membuka tatanan normal baru (new normal) harus melalui tahapan yang benar.

“Saya titip, jangan sampai membuka pada tatanan baru new normal tetapi tidak melalui tahapan-tahapan yang benar,” kata Jokowi saat mengunjungi Posko Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Dalam membuat kebijakan, Jokowi menegaskan harus berdasarkan data science (ilmu data dan statistika) dan saran dari para ilmuwan. Sehingga kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah betul-betul tepat sasaran.

“Setiap kita membuat kebijakan, setiap kita membuat policy, betul-betul tolong yang namanya data science itu dipakai. Yang kedua saran-saran dari para scientist, para pakar juga dipakai sehingga dalam memutuskan itu betul-betul tepat sasaran,” ujar Jokowi.

Ia tidak ingin ada pemerintah daerah yang berani membuka dan masuk ke tatanan normal baru namun data kasus Covid-19 masih tidak memungkinkan dilakukan relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Jangan sampai kita berani membuka masuk ke new normal tetapi keadaan datanya masih belum memungkinkan. Jangan dipaksa. Sehingga tahapan-tahapan harus betul-betul disiapkan,” terang Jokowi.

Hal pertama yang harus disiapkan, lanjutnya, adalah tahapan prakondisi. Kedua, waktu atau timing yang harus tepat. Jangan sampai Rt masih tinggi di atas 1 dan R0 juga masih tinggi, kepala daerah berani membuka tatanan normal baru. “Hati-hati, jangan membuat kebijakan tanpa sebuah data science yang jelas,” tegasnya.

Hal ketiga yang harus dipersiapkan adalah prioritas sektor mana yang harus dibuka terlebih dahulu namun dilakukan secara bertahap. “Tidak langsung dibuka semuanya. Apakah sektor industrinya juga memungkinkan silakan. Apakah sektor pariwisatanya sudah memungkinkan silakan. Tetapi juga mungkin masih dibatasi kalau kapasitas biasanya 1.000, ya 500 dulu. Tidak usah tergesa-gesa. Karena yang kita hadapi ini dua, kesehatan dan ekonomi yang semuanya harus berjalan dengan baik,” terang Jokowi.

Keempat, harus dilakukan evaluasi mulai dari evaluasi harian hingga dua pekan sekali. Bila dari hasil evaluasi malah menambah kasus positif Covid-19, maka sektor tersebut harus ditutup kembali.

“Harus berani seperti itu, harus berani memutuskan seperti itu. Tidak bisa lagi, sekali lagi, memutuskan sebuah kebijakan tanpa dilihat dari data science dan masukan dari para pakar,” ungkapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Paparkan Progres Penanganan Covid-19 kepada Jokowi, Ganjar Fokus Tiga Daerah

Ganjar memperlihatkan peta epidemiologi Covid-19 di Jateng. Tampak dari peta beberapa daerah yang sebelumnya merah, kini beranjak ke oranye dan kuning.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Kunjungi Jateng, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Second Wave Covid-19

Ancaman Covid belum berakhir, kondisinya juga masih berubah-ubah.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Rusuh di Madina, 6 Polisi Terluka dan Dua Mobil Dibakar

Dua unit mobil dan sejumlah sepeda motor dibakar dalam kerusuhan di Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan Utara, Kabupaten Madina. Enam polisi terluka.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Jokowi Tinjau Posko Penanganan Covid-19 Jateng dan Kawasan Industri

Dari posko penanganan Covid-19, mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan menuju Kawasan Industri Terpadu Batang.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Din Syamsuddin Usulkan Jokowi Bentuk Zaken Kabinet

Jokowi sebaiknya menghindari pertimbangan balas jasa dan bagi kursi. Namun diganti dengan orientasi pada meritokrasi dan kesesuaian seseorang pada tempatnya.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Mantan Dirjen Otda: Pergantian Kabinet Harus Segera Dilakukan

Para menteri yang dipilih nanti harus benar-benar berkualitas dan sesuai bidangnya. Jangan menempatkan orang hanya karena balas jasa politik.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Pengamat: Ada Tiga Pos Kementerian yang Patut Diganti

Lambannya kinerja tidak bisa melulu dilihat sebagai kegagalan para menteri. Kelambanan juga karena presiden yang selalu menekankan agar tidak membuat gaduh.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Penyuap Bupati Bengkalis Dituntut 10 Tahun Penjara

Direktur PT Mitra Bungo Abadi, Makmur alias Aan dituntut dengan hukuman 10 tahun pidana penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Komisi II DPR Undang Sejumlah Pakar Matangkan RUU Pemilu

Pakar yang diundang di antaranya Kacung Marijan, Topo Santoso, Titi Anggraini, Valina Singka, Philips J Vermonte, Din Syamsuddin, Ramlan Surbakti, August Mellaz

NASIONAL | 30 Juni 2020

DPD: Lanjutan Pilkada Harus Utamakan Keselamatan Masyarakat

“Pandemi Covid-19 telah berdampak meningkatnya jumlah korban dan kerugian harta benda. Kemudian meluasnya cakupan wilayah yang terkena bencana."

NASIONAL | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS