Mendagri Minta APIP Kawal Realokasi Anggaran Covid-19

Mendagri Minta APIP Kawal Realokasi Anggaran Covid-19
Tito Karnavian. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Robertus Wardy / YUD Selasa, 30 Juni 2020 | 21:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mengawal penggunaan dana hasil realokasi dan refocussing untuk penanganan Covid-19. Pengawasan harus bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum, BPK dan BPKP sehingga implementasi dana refocussing bisa tepat sasaran dan akuntabel.

Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Optimalisasi Satgas Saber Pungli Dalam Pengawasan Dampak di Jakarta, Selasa (30/6/2020). Tito sendiri tidak hadir pada acara itu karena sedang rapat dengan Komisi II DPR. Tito diwakili Inspektur Jenderal Kemdagri Tumpak Simanjuntak.

Meneruskan instruksi Tito, Tumpak menjelaskan kegiatan pengawalan dan pengawasan tidak berdasarkan status wilayah, misalnya daerah hijau atau daerah dengan status zona merah. Prinsipnya, APIP sudah melakukan pendampingan pada saat refocussing APBD untuk penanganan Covid-19.

“Koordinasi dengan lembaga lain, termasuk dengan aparat penegak hukum dan tim saber pungutan liar mesti diperkuat,” tutur Tito.

Tito juga meminta para kepala daerah selaku kepala gugus tugas penanganan Covid-19 agar memberikan jaminan akuntabilitas pelaksanan refocusing. Hal itu karena saat yang bersamaan 270 daerah sedang mempersiapkan Pilkada langsung. Terutama akuntabilitas soal implementasi Bantuan Sosial (Bansos).

“Ini jadi perhatian khusus. Kepala daerah diminta untuk hati-hati. Bahkan, khusus untuk masalah Bansos, Kemdagri sampai mengeluarkan surat edaran khusus untuk mengawal kehati-hatian dalam hal masalah Bansos,” tutup Tito. 



Sumber: BeritaSatu.com