Candi Prambanan dan Ratu Boko Dibuka untuk Umum 1 Juli

Candi Prambanan dan Ratu Boko Dibuka untuk Umum 1 Juli
Candi Prambanan (Foto: Suara Pembaruan/Fuska Sani)
Fuska Sani Evani / CAH Selasa, 30 Juni 2020 | 21:31 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Destinasi wisata heritage Candi Prambanan dan Ratu Boko di Yogyakarta, mulai dibuka untuk masyarakat umum Rabu (1/7/2020) mendatang.

Dalam keterangan tertulisnya, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono mengatakan, uji coba pembukaan operasional Taman Wisata Candi (TWC) di Prambanan dan Ratu Boko bagi wisatawan di tengah tatanan normal baru, akan dilakukan selama dua minggu dengan diikuti monitoring dan evaluasi setiap minggunya oleh tim internal, BPBC DIY, Gugus Tugas Covid-19 dan pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata DIY.

Dalam uji coba operasional tersebut akan diterapkan pengaturan dan pembatasan jumlah pengunjung.

"Selama masa uji coba pembukaan operasional ini, untuk kehati-hatian kami akan melakukan pembatasan pengunjung hanya 20 sampai 25 persen atau maksimal 1.500 orang per hari,” katanya.

Pelaksanaan uji coba ini akan dimonitoring oleh tim dari Pemerintah Daerah, dan diharapkan bisa menjadi percontohan dalam pelaksanaan protokol kesehatan di era New Normal Pariwisata.

Selain pembatasan dilakukan tak hanya jumlah pengunjung namun juga jam operasional. Jam operasional TWC Prambanan dimulai pukul 08.00 – 16.00 wib sedangkan Ratu Boko pukul 10.00 – 18.00 wib dan akan dilakukan jeda istirahat selama 1 jam.

Sedangkan untuk tiket, PT TWC menganjurkan wisatawan untuk melakukan pembelian secara online di ticket.borobudurpark.com.

Dikatakan, pembelian tiket secara langsung (on the spot) dibatasi sebanyak 70 persen dan sisanya 30 persen dapat dilakukan melalui reservasi online.

Sementara untuk jeda istirahat juga dilakukan untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.

Dalam penerapan visitor management, PT TWC akan bekerjasama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY. Pada zona I Candi, akan dilakukan pembatasan jumlah pengunjung.

Selain itu, wisatawan juga tidak diperkenankan untuk naik ke atas Candi Prambanan atau hanya sampai pada pelataran zona 1.

Dengan dilakukan uji coba pembukaan operasional ini, PT TWC berharap dapat memberikan dampak positif pada lingkungan serta menjadi barometer untuk bangkitnya industri pariwisata di Yogyakarta dan di Jawa tengah pada masa pandemi ini.

 



Sumber: BeritaSatu.com