Jelang New Normal, Ganjar Cek Protokol Kesehatan di Pabrik

Jelang New Normal, Ganjar Cek Protokol Kesehatan di Pabrik
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi pabrik PT Norojono di Kudus, Rabu, 1 Juli 2020. (Foto: Suara Pembaruan/Stefy Thenu)
Stefi Tenu / CAH Rabu, 1 Juli 2020 | 14:47 WIB

Kudus, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek pelaksanaan protokol kesehatan di pabrik, menjelang penerapan hidup normal baru (new normal).

Saat mengunjungi pabrik di Kudus, Ganjar mengapresiasi apa yang telah dilakukan PT Norojono yang memberlakukan kerja hanya satu shift, pemasangan pembatas antar pekerja sampai sosialisasi yang terus dilakukan.

Menurut Ganjar apa yang telah diterapkan PT Norojono itu bisa menjadi model baru di tempat kerja

Pemahaman karyawan terhadap penerapan normal baru di tempat kerja, kata Ganjar, salah satunya menjadi tanggungjawab perusahaan. Maka sosialisasi dan pengawasan mesti terus dilakukan. Dengan demikian, meski di tengah Pandemi tapi aktivitas ekonomi, di dunia industri khususnya masih tetap bisa berjalan.

Baca JugaPercepat Penanganan Covid-19, Jateng Gelar 51.000 Tes PCR dan 80.000 Rapid Test

Saat berdialog dengan buruh pabrik, Ganjar terkesan dengan seorang buruh bernama Endang Murwati (46).

Selama masa Pandemi ini, Endang mengaku ketika bekerja selalu membawa bekal tiga sampai lima masker. Setiap beberapa jam sekali, dia selalu mengganti masker kain yang dia kenakan.

"Saya memiliki 17 buah masker. Delapan masker dikasih perusahaan, sisanya beli sendiri dan diberi orang," ujarnya, kepada Ganjar.

Di tempatnya bekerja, Endang mengatakan telah dilakukan penataan sudah sekitar tiga bulan. Antar tempat duduk pekerja di beri jarak plus dipasang pembatas dengan plastik. Selain wajib mengenakan masker, sebelum masuk ke ruang kerja, semua pekerja dicek suhu tubuhnya dan cuci tangan.

Baca Juga1.841 Pasien Covid Dirawat, Ganjar: Daya Tampung Rumah Sakit Masih Aman

Ganjar terkesan dengan apa yang dilakukan Endang. Menurut Ganjar, pemakaian masker kain memang baiknya tidak lebih dari empat jam.

Karena pemahaman yang luas terhadap protokol kesehatan di tempat kerja, Endang pun mendapat hadiah dari Ganjar berupa uang tunai Rp 500.000.

"Tugas jenengan (Anda) sosialisasi ke teman-teman, kalau nyedak Keplak (dekat-dekat pukul). Masker itu jadikan bagian dari baju yang harus kita kenakan," kata Ganjar. 



Sumber: BeritaSatu.com